Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Terkait kabel FO yang putus, Telkom bantah pakai barang murahan
  • Rabu, 18 Januari 2017 — 15:58
  • 3581x views

Terkait kabel FO yang putus, Telkom bantah pakai barang murahan

“Sebab kami datangkan alat ini berasal dari NEC, Jepang,” kata Lonely Baringin Mangaranap, General Manager (GM) PT. Telkom Witel Papua kepada wartawan di Jayapura, Rabu (18/1/2017).
Lonely Baringin Mangaranap, General Manager (GM) PT. Telkom Witel Papua (depan paling kiri)- Jubi/Sindung
Sindung Sukoco
Editor : Victor Mambor

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Pihak Telkom membantah informasi dari salah satu media yang menyebutkan kabel optic yang digunakan perusahaan telekomunikasi nomor satu di Indonesia ini adalah produk China atau produk murahan.

“Sebab kami datangkan alat ini berasal dari NEC, Jepang,” kata Lonely Baringin Mangaranap, General Manager (GM) PT. Telkom Witel  Papua kepada wartawan di Jayapura, Rabu (18/1/2017).

Menurutnya, kabel optic tersebut sudah dilapisi baja sehingga tidak akan terpengaruh aktifitas yang kecil. Kabel ini bisa terganggu apabila terjadi bencana alam seperti gempa.

Terkait putusnya kabel fiber optik (FO) Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS) Lonely menegaskan kembali  lokasi putusnya kabel  diperkirakan pada jarak 9.735 Km dari landing point Jayapura ke arah Sarmi pada kedalaman 1.100 M. 

Untuk memperbaiki kerusakan ini, menurutnya Telkom harus melakukan beberapa kegiatan sebelum pekerjaan dilakukan. Diantaranya, perizinan dari SPKBA (Pekerjaan Bawah Air) dan menunggu kapal cableship Nusantara Explorer.

“Dan kami harapkan pada 27 Januari 2017 akan bisa selesai dan bisa melayani kembali memakai SMPCS," ungkap Lonely. 

Putusnya jaringan kabel fiber optik (FO) kali ini merupakan yang kelima kalinya sejak kabel fiber optik dibentangkan di bawah laut perairan Papua dan Papua Barat.

Akibat terputusnya jaringan kabel FO ini, aktivitas masyarakat maupun pelayanan publik di Kota Jayapura menjadi sangat terhambat. Penjabat Wali Kota Jayapura, Daniel Pahabol meminta kepada pihak Telkom agar segera memperbaiki kabel serat optik yang putus di perairan Sarmi.

 “Kami meminta kepada pihak Telkom agar segera memperbaiki kabel optic, agar kita mudah mengakses informasi dari luar Papua yang sangat penting,” kata Pahabol. (*)

loading...

Sebelumnya

Kemenhub diminta segera realisasikan subsidi kargo di Papua

Selanjutnya

Telkom pastikan penggunaan satelit untuk Biak-Manokwari

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34477x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23196x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19034x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15595x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe