TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pemilih pemula diharapkan pakai hak pilihnya dalam pilkada Kota Jayapura
  • Selasa, 24 Januari 2017 — 17:42
  • 1018x views

Pemilih pemula diharapkan pakai hak pilihnya dalam pilkada Kota Jayapura

"Aturan ini juga yang mau kami sampaikan melalui sosialisai. Di kertas suara, ada kolom yang bergambar pasangan calon dan ada kolom yang tidak bergambar," katanya.
Ilustrasi Pilkada - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
[email protected]
Editor : Kyoshi Rasiey
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Ketua KPU Papua, Adam Arisoi mengatakan, pasca diberhentikannya ketua dan dua komisioner KPUD Kota Jayapura oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pekan lalu, KPU Provinsi Papua dalam waktu dekat akan mensosialisasikan mengenai pasangan calon tunggal dalam pilkada Kota Jayapura.

"Kami juga akan masuk ke SMA untuk memberikan edukasi politik kepada pemilih pemula agar mereka bisa  ambil bagian dalam pilkada Kota Jayapura," kata Adam, Selasa (24/1/2017).

Menurutnya, peran pemilih pemula dalam pilkada begitu penting. Jika partisipasi pemilih pemula minim, akan mempengaruhi kualitas pilkada. Namun pihaknya berharap, sosialisasi tak hanya dibebankan kepada penyelenggara. Pemerintah dan partai politik diharapkan ikut berperan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Kami berharap pemerintah dan partai politik berperan melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat menyalurkan aspirasinya. Selama inikan tanggungjawab hanya dibebankan kepada penyelenggara," ucapnya.

Katanya, mekanisme pemilihan satu pasangan calon pada pelaksanaan pilkada diatur dalam Pasal 14 Peraturan KPU No. 14 Tahun 2015. Warga tetap bisa menyalurkan hak pilihnya dengan menentukan pilihan apakah setuju atau tidak setuju.  

"Aturan ini juga yang mau kami sampaikan melalui sosialisai. Di kertas suara, ada kolom yang bergambar pasangan calon dan ada  kolom yang tidak bergambar," katanya.

Pilkada Kota Jayapura diikuti satu pasangan kandidat setelah KPUD setempat, 11 Januari 2017 memplenokan penetapan satu pasangan calon, Benhur Tomi Mano - Rustan Saru (BTM-HaRus). Meski begitu, kubu pasangan calon yang digugurkan, Boy Markus Dawir - Nur Alam (BMD-Alam) tak tinggal diam. Massa BMD-Alam terhitung beberapa kali melakukan demo ke berbagai pihak terkait pasca putusan itu. Mereka menilai ada konspirasi yang dibuat untuk menggugurkan pasangan kandidat BMD-Alam.

Tak hanya kubu BMD-Alam yang merasa dirugikan dalam polemik pilkada Kota Jayapura. Ketua KPUD Kota Jayapura, Yeremias Numberi dan dua komisioner KPUD setempat, Yusuf H Sraun dan Regina A. Yaung diberhentikan oleh DKPP. Dua komisoner KPUD Kota Jayapura lainnya, Tjibto Wibowo dan Oktovianus Injaman mendapat peringatan keras.

"Putusan DKPP bersifat final dan mengikat. KPU dan Bawaslu wajib melaksanakan Putusan DKPP. Putusan DKPP tidak untuk menyakiti. Putusan DKPP untuk menyelamatkan marwah lembaga," kata Ketua Majelis Prof. Jimly Asshiddiqie ketika sidang. (*)

loading...

Sebelumnya

Wah, polisi berpangkat brigadir, dalang pencurian konsentrat Freeport

Selanjutnya

Jumlah OAP kian minim, pendatang dominasi wilayah kondusif

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe