Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Pemkab Paniai apresiasi Muspasme
  • Rabu, 08 Februari 2017 — 15:40
  • 2474x views

Pemkab Paniai apresiasi Muspasme

“Pembinaan-pembinaan iman di agama lain juga kita harus laksanakan bersama. Karena ini semua bisa terarah dan terbina apabila semua kelompok menanggung bersama. Jenis-jenis pembinaan yang akan disampaikn oleh pemateri harus didengar dan perhatikan. Semua peserta kegiatan ini harus terima dengan aman,” katanya.
Vikaris Jenderal Keuskupan Timika, Pater Marthen Kuayo, Pr ketika mengambil persembahan dari umat pada misa pembukaan Muspasmee V di Madi, Selasa (7/2/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Paniai, Jubi – Pemerintah Kabupaten Paniai mengapresiasi pelaksanaan dan perkembangan musyawarah pastoral (muspas) pertama hingga keempat Gereja Katolik Dekenat Paniai (Mee), Keuskupan Timika.

Pasalnya sejak muspas pertama hingga keempat umat Katolik suku Mee dan Migani di masing-masing Komunitas Basis Gerejani (KBG) dapat memetik hasilnya. Kini sudah ada rumah adat (Emaawa) sebagai bentuk persekutuan umat di basis terkecil. Selain itu, koperasi di masing-masing KBG juga dibentuk pasca digelarnya muspas.

Sementara di bidang pendidikan, sudah dibangun STK Touye Papua milik umat Katolik Dekenat Paniai di Waghete, Deiyai.

“Muspasmee ini juga pasti akan menemukan solusi dari aspek kesehatan. Kami dari Pemerintah sangat mengapresiasi. Kegiatan demikian kami rasa sangat membantu pemerintah daerah, karena Gereja Katolik juga membina dan mengarahkan aspek iman, terutama bidang keagamaan,” kata Wakil Bupati Paniai, Yohanes You dalam sambutannya pada Misa Pembukaan Muspasmee V di Madi, Selasa (7/2/2017).

Ia melanjutkan, perlu adanya kerja sama gereja (umat) dan pemerintah untuk membangun daerahnya.

“Pembinaan-pembinaan iman di agama lain juga kita harus laksanakan bersama. Karena ini semua bisa terarah dan terbina apabila semua kelompok menanggung bersama. Jenis-jenis pembinaan yang akan disampaikn oleh pemateri harus didengar dan perhatikan. Semua peserta kegiatan ini harus terima dengan aman,” katanya.

Pastor Paroki Salib Suci Madi, Pater Andreas Peni, Pr, Rabu (8/2/2017), mengatakan Muspas merupakan wadah bagi umat untuk berkumpul, memikirkan dan membicarakan persoalan-persoalan pastoral.

Persoalan pastoral tersebut menyangkut pewartaan, pendidikan, ekonomi, sosial, politik, budaya dan kesehatan.

“Masalah pastoral tidak terbatas hanya pada segi pewartaan, tetapi semua segi kehidupan,” kata Pater Andreas.

Menurut dia, yang menjadi persoalan dalam pastoral justru hal-hal bersifat praktis, bukan teori dengan berkoar-koar di mimbar. (*)

loading...

Sebelumnya

Mama-mama Pasar Enarotali tagih janji Pemda Paniai bangun Pasar tradisional

Selanjutnya

Pemkab Paniai biayai 46 mahasiswa kedokteran

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34484x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23220x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19042x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15600x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe