Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Bupati Jayapura ingatkan persoalan pilkada wewenang panwas
  • Kamis, 23 Februari 2017 — 08:48
  • 1404x views

Bupati Jayapura ingatkan persoalan pilkada wewenang panwas

“Tidak mungkin penyelenggara mau mengawasi dirinya sendiri,” katanya kepada Jubi di Sentani, Rabu (22/2/2017).
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw ketika diwawancarai di Sentani – Jubi/Engel Wally.
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengingatkan bahwa persoalan pelanggaran yang terjadi pada pemilihan kepala daerah (pilkada), merupakan wewenang panitia pengawas (panwas) setempat, bukan KPU.

 

“Tidak mungkin penyelenggara mau mengawasi dirinya sendiri,” katanya kepada Jubi di Sentani, Rabu (22/2/2017).

Dikatakan, informasi yang disampaikan oleh sejumlah media selama ini juga cukup mempengaruhi masyarakat luas. Secara khusus pada pemberitaan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Menurutnya, informasi yang disampaikan oleh media hendaknya jangan dibuat-buat atau berlebihan. Karena rekomendasi yang diberikan kepada Panwas hanya ada tiga yaitu Kasus OTT, PSU di salah satu TPS di Kampung Simpora dan PSU di salah satu TPS di Kaureh.
 
“Hanya ada tiga rekomendasi yang dikeluarkan oleh pihak Panwas, OTT, PSU di Kampung Simporo dan di Kaureh hanya itu saja. Dan hasil tanggal 15 Februari lalu tidak boleh dibuat menjadi isu yang tidak benar. Selengkapnya bisa langsung ditanya kepada pihak pengawas dalam hal ini Panwas. Sementara kami sebagai Pemerintah daerah dan juga muspida akan mengawal suara rakyat ini dengan sungguh-sungguh menjadi hasil Pilkada kabupaten Jayapura,” ujarnya.
 
Ketua Panwas Kabupaten Jayapura, Ronald Manoach mengaku kasus OTT masih terus didalami, karena membutuhkan dukungan bukti yang kuat.
 
“Untuk kasus ini masih terus kita dalami, statusnya sudah kami naikkan menjadi status penyidikan tetapi tetap membutuhkan dukungan bukti-bukti lain juga yang kuat,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Siska Yoku ucapkan selamat atas kemenangan Mario

Selanjutnya

Partai Nasdem: pilkada Kabupaten Jayapura tanpa hambatan

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33517x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17316x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16723x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe