Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Venue renang dan hockey PON 2020 terancam tidak dibangun
  • Selasa, 28 Februari 2017 — 18:07
  • 1514x views

Venue renang dan hockey PON 2020 terancam tidak dibangun

“Kita akan coba masukan namun membangun secara parsial. Tapi konsekuensinya nomor yang diturunkan di renang akan terbatas,” ungkapnya.
Ilustrasi kolam renang berstandar internasional – Jubi/IST.
Alexander Loen
Editor : Jean Bisay

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Pemuda dan Olahaga (Disorda) Papua Yusuf Yambe Yabdi menyampaikan dua venue cabang olahraga (Cabor) yakni kolam renang dan hockey terancam tak bisa dibangun, karena memiliki alokasi anggaran yang sangat signifikan.

“Memang PON masih tiga tahun lagi, tapi jika kita membangun venue harus masuk dalam kontrak jamak, ini karena bapak gubernur Papua akan berakhir menjabat di 2018,” beber Yusuf Yambe Yabdi.

Yusuf yang juga Sekjen PB PON 2020 katakan pihaknya masih bisa menunggu di APBD Perubahan tahun ini, kalau ada kebijakan pemerintah untuk menganggarkan.

“Kita akan coba masukan namun membangun secara parsial. Tapi konsekuensinya nomor yang diturunkan di renang akan terbatas,” ungkapnya.

Masih dikatakan dia, sampai saat ini pun untuk Stadion Hockey, Disorda Papua masih menunggu diterbitkannya surat keputusan dari Pemda Biak Numfor, mengenai lokasi pembangunannya. Pihaknya pun sudah bersurat kepada pengurus besar di Jakarta agar berkoordinasi dengan Pengprov Hockey Papua, guna meminta kepastian.

“Sebab kalau memang Biak tidak siap, ya harus disampaikan. Supaya jangan kita terjebak. Apalagi waktu kita membangun tinggal di APBD Perubahan tahun ini,” tegasnya.

“Sekali lagi kalau sudah 2018 kita sudah tidak bisa membangun venue karena biayanya sungguh besar. Bayangkan untuk Stadion Hockey saja kira-kira Rp300 miliar dan harus dibangun dalam kontrak jamak. Sebab kalau sampai lewat perubahan lewat di 2018 maka kemungkinan stadion hockey tidak bisa dibangun. Karena anggaran terlalu besar dan tidak bisa dibangun dalam kontrak tunggal,” kata dia.

Perlu diketahui, tahun ini Disorda fokus membangun venue stadion utama di Kampung Harapan, GOR Rindam XVII/Cenederawasih, serta lapangan voli pasir, softball dan baseball.

Untuk stadion utama tengah dalam proses desain. Usai dirancang akan langsung dibangun. Sedangkan stadion Mandala Jayapura bakal dipergunakan untuk cabor rugby, sepak bola dan kriket.

“Tetap kita pakai Stadional Mandala, bahkan juga stadion di Serui akan kita manfaatkan dalam PON untuk cabang sepak bola. Ini karena kita kekurangan lapangan sepak bola. Sementara Stadion Mandala dipakai untuk tiga cabang olahraga,” pungkasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Mofu loloskan Semen Padang ke semifinal

Selanjutnya

PON 2020 pertandingkan 39 Cabor

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34414x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22997x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18975x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe