Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Kalimantan
  3. Dana bansos Singkawang banyak tersedot pilkada
  • Jumat, 03 Maret 2017 — 12:58
  • 2632x views

Dana bansos Singkawang banyak tersedot pilkada

Bantuan dana hibah dan bansos untuk masyarakat hanya bisa dipenuhi sebesar 30 persen dari proposal yang diusulkan.
Ilustrasi (Jubi/Angkringanwarta.com)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Pontianak, Jubi - Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Singkawang, Aprianto mengatakan, penyaluran dana hibah dan bantuan sosial (bansos) tahun 2016-2017 berkurang lantaran pihaknya memfokuskan dana tersebut untuk pelaksanaan Pilkada kota setempat.

"Untuk Pilkada Singkawang saja sudah menyedot dana hibah mencapai lebih kurang Rp30 miliar," kata Aprianto, Jumat ( 3/3).

Adapun rinciannya, sebut dia, untuk KPU Singkawang sebesar Rp17 miliar lebih, Panwaslu Rp3 miliar lebih, ditambah lagi bantuan untuk pengamanan dari pihak kepolisian dan TNI.

Sehingga, bantuan dana hibah dan bansos untuk masyarakat hanya bisa dipenuhi sebesar 30 persen dari proposal yang diusulkan.

"Semua penerima dana hibah maupun bansos kita perlakukan sama. Jadi tidak ada perbedaan," tuturnya.

Secara keseluruhan, ujarnya, untuk penerima dana hibah adalah sebesar Rp17.976.830.000. Sedangkan untuk penerima dana bantuan sosial (bansos) adalah sebesar Rp1.294.405.000.

Dia berharap pada tahun 2018, penyaluran dana hibah dan bansos bisa kembali seperti semula. bantuan dana hibah yang disalurkan adalah berdasarkan proposal yang diajukan masyarakat setahun sebelum tahun anggaran berjalan.

"Dan dia (penerima hibah) juga harus melengkapi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Beda dengan bantuan sosial hanya sesuai kebutuhan yang dibutuhkan saja, namun disesuaikan dengan kemampuan daerah," ujarnya.

Ketua KONI Singkawang terpilih, Lily Andry mengaku kecewa, lantaran dana hibah yang akan diterimanya hanya sebesar Rp300 juta. Jauh dari angka ideal sebesar 1 miliar Rupiah.

"Bagaimana olahraga di Singkawang mau maju jika hanya segitu bantuan hibahnya. Sementara KONI membawahi sebanyak 28 Pengcab," kata Lily Andri.(*)


 


 


 


 


 


 


 

loading...

#

Sebelumnya

Listrik sering padam, PLN Pontianak sosialisasikan larangan main layang-layang

Selanjutnya

Delapan perpustakaan berbasis teknologi infomasi di desa ini jadi percontohan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34453x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23131x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19012x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe