Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Ditemukan 17 kasus Kaki Gajah di Kota Jayapura
  • Rabu, 28 September 2016 — 20:17
  • 1281x views

Ditemukan 17 kasus Kaki Gajah di Kota Jayapura

Dikatakannya, setelah penemuan 17 kasus itu, barulah dinas menyadari Kota Jayapura merupakan daerah endemis penyakit kaki gajah. Penemuan penyakit kaki gajah juga awalnya ditemukan di daerah Hamadi.
Penyakit kaki gajah - tirasandalas.com
Hengky Yeimo
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura Jubi - Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Arif Dwi Darmanto mengatakan, pada 2015 saat hari pertama pencanangan pelaksanaan bulan eliminasi kaki gajah, pihaknya menemukan 17 kasus penyakit kaki gajah di Kota Jayapura.

Kasus kaki gajah tersebut ditemukan di daerah Koya Tengah, Distrik Abepura, Kota Jayapura dan di Hamadi, Distrik Jayapura Utara.

“Kami menemukan kasus penyakit kaki gajah di Koya Tengah dengan jumlah kasus itu

sebanyak 17 kasus,” kata  Dwi kepada wartawan Selasa (27/09/2016).

Dikatakannya, setelah penemuan 17 kasus itu, barulah dinas menyadari Kota Jayapura merupakan daerah endemis penyakit kaki gajah. Penemuan penyakit kaki gajah juga awalnya ditemukan di daerah Hamadi.

“Tahun lalu kami berhasil mendistribusikan obat kurang lebih 72 persen,” katanya.

Namun untuk pelaksanaan bulan eliminasi kaki gajah tahap kedua di kota itu akan digelar pada 1-30 Oktober 2016. Dinas Kesehatan, katanya, sudah siap dengan tenaga medis dan peralatan. Hanya saja obat yang belum ada untuk menjalankan tahun kedua ini.

“Mengenai obat kami sudah mendapat informasi dari staf di farmasi, pendistribusian obat untuk penyakit kaki gajah atau filariasis belum ada, sementara informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua dalam tahap persiapan untuk didrop ke berbagai kabupaten dan kota,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Papua menggelar rapat untuk membahas kesiapan bulan eliminasi kaki gajah (Belkaga) yang akan dilakukan di Kota Jayapura dan berbagai kabupaten pada di Kantor Dinas Kesehatan Papua, 1-30 Oktober 2016.

“Namun kami akan melaksanakan kegiatan ini dengan stok obat yang ada, sambil menuggu pendistribusian obat dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua,” katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

Mahasiswa Uncen gelar pemutaran film pejuang HAM Munir

Selanjutnya

IPM-Mapodadi bekali 120 anggota baru

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23515x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19193x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15652x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12721x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe