Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Maluku
  3. Cuaca buruk di Ternate, harga ikan melonjak
  • Selasa, 28 Maret 2017 — 15:30
  • 2792x views

Cuaca buruk di Ternate, harga ikan melonjak

Ilustrasi (Jubi/BanjarmasinPost)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Ternate, Jubi - Cuaca buruk yang terjadi selama sepekan terakhir di perairan Ternate, Maluku Utara (Malut), menyebabkan harga ikan naik di berbagai pasar tradisional di Ternate.

"Untuk harga cakalang besar yang sebelumnya dijual dengan harga Rp400 ribu, naik hingga menjadi Rp 500 ribu per ekor, sedangkan ikan tude dijual per nampan yang dari sebelumnnya Rp20 ribu naik menjadi Rp30.000, ikan lulosi sebelumnya Rp 20.000 per tempat naik menjadi Rp 40.000 per tempat," kata salah seorang pedagang ikan, Kasman di Ternate.

Kenaikan harga ikan yang terjadi sudah hampir seminggu ini disebabkan oleh cuaca buruk, sehingga pemasokan ikan dari nelayan berkurang.

Menurut dia, jika permintaan pasar semakin tinggi sementara persediaan terbatas, kenaikan pada harga ikan pasti terjadi.

"Apalagi, dengan cuaca buruk dan curah hujan semakin tinggi, mengakibatkan sebagian nelayan tidak melaut, otomatis stok ikan yang ada mulai berkurang, bahkan ikan yang diperoleh merupakan hasil dari tangan kedua atau bukan langsung dari nelayan," katanya.

Intensitas curah hujan dan angin kencang disertai gelombang tinggi meningkat belakangan ini, terutama pada waktu malam dan dini hari.

Sementara itu, Kabid Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Chairul Saleh mengatakan kondisi alam seperti saat ini membuat sebagian nelayan tidak berlayar.

Namun saat ini kebutuhan ikan di pasar masih bisa diatasi, meskipun harga ikan mahal.

Pasar ikan masih saja ramai dengan pengunjung, sebab masih cukup banyak yang berjualan, walaupun dengan harga yang cukup mahal, ujarnya.

Dia berharap kondisi alam cepat membaik, agar para nelayan bisa kembali melaut. (*)

 

 

loading...

#

Sebelumnya

Malut rawan jadi pintu masuk penyelundupan Narkoba

Selanjutnya

Maluku kekurangan dokter spesialis

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34503x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23253x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19052x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15606x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe