Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. PIF sambut “Jalan Sutera Maritim” Tiongkok
  • Kamis, 30 Maret 2017 — 07:20
  • 1397x views

PIF sambut “Jalan Sutera Maritim” Tiongkok

“Kami memiliki hubungan antar rakyat yang sudah sangat lama, dan Tiongkok adalah mitra penting bagi Kepualuan Pasifik,” ujar Dame Meg Taylor.
Jalan Sutera Maritim Tiongkok abad 21 akan mengintegrasikan Oceania dan Afrika Timur. - IST
RNZI
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Forum Kepulauan Pasifik (PIF) menyambut baik rencana Tiongkok terkait Jalan Sutera Maritim abad 21 yang akan mengintegrasikan Oceania dan Afrika Timur.

Diajukan oleh Xi Jinping, Presiden Tiongkok, strategi pembangunan tersebut berfokus pada konektivitas dan kerjasama antara Tiongkok dan negeri-negeri terutama di Eropa dan Asia.

Terdapat dua komponen dalam strategi tersebut yaitu komponen darat, yang disebut “Sabuk Ekonomi Jalan Sutera” dan “Jalan Sutera Maritim”.

Berbicara di hadapan forum Boao untuk Asia di Hainan, Tiongkok, Deputi Sekretaris Jenderal PIF Andie Fong Toy menyambut Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok sebagai kontribusinya terhadap kepemimpinan ekonomi global, mengatasi kebutuhan besar atas infrastruktur, konektivitas, pembangunan modal manusia dan akses pasar, di masa ketika ekonomi dunia menghadapi tantangan serius.

Diperkirakan strategi pembangunan akan memakan biaya antara empat hingga delapan triliun dolar AS untuk bisa berjalan.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal Dame Meg Taylor bersama rombongan delegasi PIF mengunjungi Tiongkok untuk menghadiri pertemuan kerjasama regional dengan Pemerintah Tiongkok dan pemerintah Provinsi Tiongkok Selatan Guangdong, 20-25 Maret lalu.

Menurut Dame Meg pertemuan tersebut berlangsung sukses mempromosikan pembangunan berkelanjutan di  Forum bergengsi Boao untuk Asia.

Sekjend PIF bertemu Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi dan mendiskusikan hubungan yang menyejarah dan erat antara Tiongkok dan negeri-negeri Kepualuan Pasifik. Wang Yi berjanji menguatkan komitmen Tiongkok kembali untuk bekerjasama dengan PIF terkait isu-isu seperti perubahan iklim dan dukungan untuk pembangunan ekonomi.

“Kami memiliki hubungan antar rakyat yang sudah sangat lama, dan Tiongkok adalah mitra penting bagi Kepualuan Pasifik,” ujar Dame Meg Taylor.

Dalam pertemuan itu, Direktur State Oceanic Administration Tiongkok setuju bekerja sama membangun proyek praktis untuk perikanan dan kebudayaan laut berkelanjutan.(*)

loading...

Sebelumnya

Bougainville lanjutkan proses hukum melawan Tambang Panguna

Selanjutnya

Berkompetisi di divisi perempuan, Samoa protes atlit angkat besi transgender

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23518x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19201x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15654x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12725x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe