Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pemerintah Tonga keluarkan izin operasi kasino
  • Senin, 03 April 2017 — 13:42
  • 1124x views

Pemerintah Tonga keluarkan izin operasi kasino

Setelah melalui serangkaian kontroversi, pemerintah Tonga dikabarkan telah mengeluarkan surat izin sementara bagi sebuah perusahaan kasino Tavake Tamafua.
Ilustrasi perjudian./RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Tonga, Jubi –  Setelah melalui serangkaian kontroversi, pemerintah Tonga dikabarkan telah mengeluarkan surat izin sementara bagi sebuah perusahaan kasino Tavake Tamafua. Bersama investor dari Amerika Serikat, Tavake berencana membangun kasino, pusat perbelanjaan, vila mewah termasuk bandara di sebuah pulau kecil di Tonga.

Berdasarkan hukum di Tonga, perjudian adalah tindakan ilegal. Namun, dengan munculnya izin ini, maka pemerintah tengah menuai gelombang protes yang lebih besar lagi di masa mendatang.

Informasi keluarnya surat izin pemerintah ini diutarakan oleh pihak Tavake kepada Radio Tonga. Menurut mereka, pemerintah melalui menterinya, Tevita Lavemaau telah mengirimkan surat kepada pihak Tavake yang isinya menyatakan dukungan pemerintah terhadap inisiatif membangun kasino.

Oleh karena itu, pemerintah akan memberikan hak eksklusif dengan beberapa syarat dan ketentuan kepada pihak Tavake untuk membangun fasilitas kasino dalam jangka waktu dua tahun mendatang.

Salah satu syarat yang diajukan pemerintah yaitu nilai investasi untuk pembangunan infrastruktur itu harus setidaknya mencapai lebih dari 450 juta dolar AS. Selain itu, 80 persen pekerja harus berasal dari Tonga.

Saat ini, pihak perusahaan dan pemerintah masih terus melanjutkan negosiasi terkait persyaratan lainnya sebelum proses pembangunan dimulai. Namun, ia memastikan bahwa jalan menuju kea rah itu telah makin terang dan artinya tak lama lagi, Tonga akan memiliki fasilitas kasino.

Direktur Tavake Tamafua, 'Epeli Taione mengatakan bahwa perusahaan yang bergabung dengan Red Warrior Entertainment itu akan terus bernegosiasi. Ia menyontohkan, kebijakan yang diadopsi Samoa. Di sana, kasino tetap dibangun dan warga dengan paspor Samoa dilarang masuk ke area tersebut.

“Dengan cara seperti itu, tidak aka nada warga berpaspor Tonga yang boleh memasuki area kasino sehingga maksud pemerintah semua terjamin. Lebih dari itu, seharusnya pemerintah Tonga melihat ini sebagai salah satu peluang ekonomi yang sangat baik,” tuturnya. **

loading...

Sebelumnya

Kaledonia Baru perang terhadap demam berdarah

Selanjutnya

Belasan orang dibiarkan terapung setelah dirampok

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34411x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22984x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18970x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe