Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Kunjungan Turnbull ke Papua Nugini menuai curiga
  • Kamis, 06 April 2017 — 14:22
  • 1176x views

Kunjungan Turnbull ke Papua Nugini menuai curiga

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull akan mengunjungi Papua Nugini dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan mendiskusikan isu-isu yang terkait dengan bantuan Australia di kawasan Pasifik. Namun, rencana kunjungan ini menuai kecurigaan di kalangan politikus Papua Nugini.
Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull./looppng.com
Post Courier
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull akan mengunjungi Papua Nugini dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan mendiskusikan isu-isu yang terkait dengan bantuan Australia di kawasan Pasifik. Namun, rencana kunjungan ini menuai kecurigaan di kalangan politikus Papua Nugini.

Beberapa agenda terpenting yang akan dibahas, di antaranya yaitu tentang kelanjutan kamp penampungan pengungsi di Pulau Manus, Papua Nugini; pemilu Papua Nugini 2017; Konferensi Tingkat Tinggi APEC dan seluruh bantuan resmi untuk Papua Nugini termasuk peringatan ke-75 tahun Kokoda Track.

Mantan Perdana Menteri Papua Nugini, Sir Mekere Morauta mengatakan bahwa proposal kunjungan yang diajukan Malcolm Turnbull ini sulit dipahami, karena diajukan tepat menjelang pemilu PNG.

“Turnbull menjabat posisi perdana menteri pada September 2015 – lebih dari 18 bulan lalu. Selama itu, ia telah mengunjungi berbagai negara, seluruh dunia. Namun, dia tidak pernah mengunjungi Papua Nugini, salah satu negara tetangga Australia terdekat. Mengapa datang sekarang? Apa yang membuat dia begitu penting untuk datang sekarang?” ujarnya.

Turnbull telah bertemu dengan Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O’Neill beberapa pekan lalu di Australia. Selain itu, mereka berdua juga pernah bertemu beberapa kali dalam perhelatan APEC, pertemuan Pacific Islands Forum, pertemuan PBB, dan tentu saja sudah sering berbicara melalui sambungan telepon. “Apa yang begitu penting hingga harus datang sekarang? Ketika Papua Nugini tengah menderita karena diperintah oleh rezim yang korup, tidak kompeten dan tidak peduli oleh Peter O’Neill?” tanyanya lagi.

Sir Mekere mengatakan masyarakat Papua Nugini akan melihat kunjungan ini sebagai upaya mendukung Peter O’Neill melanjutkan kepemimpinannya. “Jika ini terjadi, Turnbull telah mencampuri urusan pemilu kami. Seperti yang terjadi pada tahun 2012 ketika Komisioner Tinggi Australia secara terbuka mendukung Peter O’Neill dan bahkan mendesak Gubernur Jenderal mengundang O’Neill untuk membentuk pemerintahan,” ujarnya. **

loading...

Sebelumnya

PM Vanuatu minta para dubes promosikan bisnis dan investasi

Selanjutnya

Kebijakan diperketat, migran Pasifik ke Selandia Baru berkurang

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34318x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22551x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18762x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe