Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. WHO: Lebih dari 30.000 penduduk Fiji alami depresi
  • Minggu, 09 April 2017 — 14:38
  • 1083x views

WHO: Lebih dari 30.000 penduduk Fiji alami depresi

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan lebih dari 30.000 penduduk Fiji alami depresi. Menurut lembaga tersebut, beberapa peristiwa yang melanda Fiji seperti badai tropis Winston yang terjadi tahun lalu telah membuat penduduk Fiji lebih rawan terhadap penyakit.
Ilustrasi orang menderita depresi/RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Suva, Jubi – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan lebih dari 30.000 penduduk Fiji alami depresi. Menurut lembaga tersebut, beberapa peristiwa yang melanda Fiji seperti badai tropis Winston yang terjadi tahun lalu telah membuat penduduk Fiji lebih rawan terhadap penyakit.

Sepanjang tercatat dalam sejarah, badai Winston adalah badai terburuk di Fiji yang menelan korban jiwa hingga 44 orang dan ribuan lainnya terpaksa hidup di tenda-tenda penampungan.

Perwakilan WHO untuk Pasifik Selatan, Corinee Capuano mengatakan bahwa masyarakat Fiji menunjukkan daya tahan yang luar biasa terhadap dampak-dampak badai. Meski begitu, Capuano stres berkepanjangan dan akut membuat masyarakat lebih mudah mengalami depresi.

“Bagi siapapun yang menderita depresi di Fiji, Anda tidak sendiri dan tidak usah malu meminta pertolongan,” ujarnya ketika berbicara dalam peringatan Hari Kesehatan Dunia di Suva.

Menurut Capuano, setidaknya 30.568 warga Fiji menderita depresi. Menteri Kesehatan Fiji, Rosy Akbar mengatakan bahwa 20 orang di Fiji bunuh diri dalam waktu tiga bulan terakhir. Sementara, 25 orang lainnya juga melakukan upaya bunuh diri namun dapat dicegah.

Kementeriannya telah meluncurkan serangkaian metode untuk membantu para tenaga kesehatan mengenal, mencegah dan mengatasi depresi. Mereka juga telah membentuk metode dan prosedur bagi para guru dan tenaga pendidik untuk tujuan yang sama. **

 

loading...

Sebelumnya

Guam tak mendukung pembangunan pangkalan militer AS

Selanjutnya

Kunjungan Turnbull diharapkan bisa cari solusi Manus

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23433x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19139x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15640x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12680x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe