Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pemangkasan jam kerja tidak berlaku bagi politikus Samoa
  • Senin, 10 April 2017 — 15:07
  • 913x views

Pemangkasan jam kerja tidak berlaku bagi politikus Samoa

Demi menyelamatkan anggaran negara, Samoa-Amerika memangkas jam kerja dan gaji pegawai negeri. Kini mereka hanya akan bekerja 7 jam sehari dari semula 8 jam sehari. Pemangkasan jam kerja dan gaji pegawai ini dilakukan sebagai respon atas berkurangnya pendapatan negara dan keterlambatan pengiriman dana dari pemerintah federal Amerika Serikat.
Juru bicara parlemen, Savali Talavou dan Presiden Senat Gaoteote Palaie/RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Samoa, Jubi – Demi menyelamatkan anggaran negara, Samoa-Amerika memangkas jam kerja dan gaji pegawai negeri. Kini mereka hanya akan bekerja 7 jam sehari dari semula 8 jam sehari. Pemangkasan jam kerja dan gaji pegawai ini dilakukan sebagai respon atas berkurangnya pendapatan negara dan keterlambatan pengiriman dana dari pemerintah federal Amerika Serikat.

Ketentuan ini telah berlaku bagi pegawai di lembaga pelayanan publik dan menyusul yaitu pegawai di badan legislatif Samoa-Amerika dalam program pemangkasan jam kerja dan gaji.  

Namun, kebijakan pemangkasan ini tidak akan berlaku bagi para pimpinan legislatif, senator dan anggota parlemen. Sebab, menurut juru bicara parlemen, Savali Talavou Ale kepada KHJ News, gaji dan ketentuan kerja mereka sudah diatur oleh undang-undang.

Savali enggan berkomentar ketika reporter bertanya tentang rencana pemangkasan gaji bagi Gubernur dan wakilnya yang juga diatur undang-undang.

Bantuan AS

Januari lalu, gubernur Samoa-Amerika telah berusaha meminta bantuan keuangan dari Amerika Serikat untuk menyubsidi rencana peningkatan upah minimum. Gubernur Samoa, Lolo Matalasi Moliga mengatakan bahwa pemerintahannya tidak memiliki sumber daya untuk menalangi kenaikan upah sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang federal.

Ia mengerti bahwa standar biaya hidup di Samoa telah mengalami kenaikan sehingga perlu ada penyesuaian gaji pegawai. Namun, pemerintah lokal tidak memiliki sumber daya untuk menalangi kenaikan gaji pegawainya. **

 

loading...

Sebelumnya

4.068 kandidat siap bertarung dalam pemilu nasional PNG

Selanjutnya

Solidaritas bagi sang desainer bendera Papua Nugini

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34481x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23215x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19041x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15596x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe