Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Yusniar divonis bebas
  • Selasa, 11 April 2017 — 19:16
  • 2951x views

Yusniar divonis bebas

Memutuskan bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan pencemaran atas saksi dan unsurnya tidak terpenuhi maka dinyatakan bebas dari segala tuduhan,
Yusniar (Jubi/Tribunnews.com)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Makassar, Jubi - Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik melalui Media Sosial Facebook, Yusniar (27), akhirnya divonis bebas karena tidak terbukti unsur perbuatannya di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan.

"Memutuskan bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan pencemaran atas saksi dan unsurnya tidak terpenuhi maka dinyatakan bebas dari segala tuduhan," kata Hakim Ketua di PN Makassar, Kasianus, saat membacakan vonis, Selasa (11/4).

Selain itu , hak-hak Yusniar dikembalikan dan dinyatakan bersih dari segala tuduhan. Mengenai segala pasal yang dikenakan kepada terdakwa dinyatakan tidak bisa digunakan menjerat terdakwa.

Sementara Yusniar usai pembacaan vonis bebas tersebut langsung melakukan sujud syukur di depan majelis hakim dan berterima kasih atas keadilan yang diberikan kepadanya.

"Sejak awal saya tidak pernah ada maksud untuk mencemarkan nama baik seseorang. Saya sangat bersyukur mendapatkan keadilan," ujarnya.

Suasana haru bercampur bahagia pun menyelimuti pintu pengadilan setempat, ayah Yusniar memeluk erat anaknya sembari meneteskan air mata.

Penasehat hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Azis Dumpa mengatakan memberikan apresiasi kepada majelis hakim yang menjatuhkan vonis bebas kepada kliennya.

"Kasus ini bisa dijadikan pelajaran bahwa tidak semua kasus pencemaran nama baik harus divonis tanpa melihat unsur keadilan dan akhirnya terbukti tidak bersalah," paparnya.

Sebelumnya, Yuniar dijerat Undang-undang Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE) dengan disangkakan pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 KHUPidana karena dilaporkan melakukan pencemaran nama baik salah satu anggota DPRD Kabupaten Jeneponto Sudirman Sijaya.

Yusniar memposting status pada 14 Maret 2016 yang diduga menyerang nama baik bersangkutan usai rumah orang tuanya dibongkar oleh puluhan orang, atas suruhan Sudirman.(*)

 


 

loading...

#

Sebelumnya

Sulteng usulkan 15 ribu hektar TORA

Selanjutnya

Pemkot Gorontalo targetkan 500 asuransi nelayan

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34129x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20314x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17806x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe