Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. Ombudsman klaim pelanggaran UN di Bali turun
  • Senin, 17 April 2017 — 16:48
  • 1920x views

Ombudsman klaim pelanggaran UN di Bali turun

Pelanggaran UN paling menonjol seperti pengawas dan peserta ujian yang membawa telepon seluler, pengawas yang membiarkan siswa berdiskusi.
Ilustrasi (Jubi/RMOL)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 20:46 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 03:29 WP
Features |
Kamis, 06 Desember 2018 | 22:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Denpasar, Jubi - Ombudsman RI Perwakilan Bali mengklaim pelanggaran dan kecurangan pelaksanaan ujian nasional SMA/SMK tahun 2017 di Pulau Dewata menurun sekitar 50 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya karena penggunaan sistem komputer.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab, menjelaskan pihaknya melakukan pemantauan di 64 SMA/SMK yang terdiri dari 41 sekolah yang melaksanakan UN di seluruh Bali baik yang menggunakan komputer maupun menggunakan kertas dan pensil serta 23 sekolah yang melaksanakan ujian nasional berstandar nasional (USBN).

Meski menyebut bahwa pelaksanaan UN dan USBN di Bali mengalami penurunan untuk pelanggaran dan kecurangan, namun pihaknya masih menemukan sejumlah pelanggaran.

Pelanggaran UN paling menonjol seperti pengawas dan peserta ujian yang membawa telepon seluler, pengawas yang membiarkan siswa berdiskusi.

Bahkan, Umar menyebutkan di SMA Negeri 1 Negara, petinggi di kabupaten itu masuk ke dalam ruang ujian padahal hal itu tidak diperkenankan.

Temuan saat pelaksanaan USBN juga hampir sama dengan temuan UN tersebut namun di SMA Negeri 4 Singaraja, tim pemantau Ombudsman menemukan ada siswa yang membawa bocoran kunci jawaban berupa lembaran kertas.(*)
 

loading...

#

Sebelumnya

Penyelundupan kendaraan ke Timor Leste berhasil digagalkan

Selanjutnya

Meriahnya pawai kemenangan Paskah di Kupang

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 32258x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 14298x views
Polhukam |— Sabtu, 01 Desember 2018 WP | 12931x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe