Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Kalimantan
  3. Pengguna narkoba Indonesia habiskan Rp72 triliun setahun
  • Selasa, 18 April 2017 — 16:59
  • 2565x views

Pengguna narkoba Indonesia habiskan Rp72 triliun setahun

Ada sekitar 11 negara di seluruh dunia menjadikan Indonesia menjadi pangsa pasar utama dalam menjual barang haram tersebut
Ilustrasi (Jubi/100instutute.com)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 

Pontianak, Jubi - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Komjen (Pol) Budi Waseso mengatakan, uang yang dikeluarkan oleh pengguna narkoba di Indonesia untuk membeli narkotika sebesar Rp72 triliun per tahunnya.

"Ada sekitar 11 negara di seluruh dunia menjadikan Indonesia menjadi pangsa pasar utama dalam menjual barang haram tersebut," kata Budi Waseso saat memberikan arahan kepada jajaran Polri, TNI, Bea Cukai dan instansi terkait lainnya di Mapolda Kalbar, Pontianak, Selasa (18/4) .

katanya, sekitar 72 jaringan narkoba internasional yang menjadikan Indonesia pasar utama dalam menjual barang haram tersebut, seperti jaringan narkotika dari negara Australia, Amerika Serikat, RRT, Taiwan, Filipina.

"Jaringan narkotika internasional itu, semuanya memasukkan narkotika melalui Malaysia dan Singapura untuk masuk ke Indonesia," ungkapnya.

Ia menambahkan, dari tingkat provisi sampai pada jajaran RT/RW dan desa tidak bisa mengklaim bebas dari narkoba.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen (Pol) Nasrullah mengatakan, pihaknya dan instansi terkait dalam tiga bulan terakhir sudah berhasil menggagalkan upaya penyeludupan 90 kilogram narkotika jenis sabu-sabu oleh jaringan internasional dari Malaysia ke Kalbar (Indonesia).

Menurut dia, pengungkapan narkotika jenis sabu-sabu tersebut hanya sekitar 20 persen saja. "Data tersebut berdasarkan riset, hanya 20 persen narkoba yang berhasil ditangkap atau masih ada 80 persen narkoba yang beredar dan digunakan oleh para pecandu," ungkapnya.

Berdasarkan riset yang dilakukan pihaknya, setiap hari sedikitnya 65 kilogram narkoba yang digunakan, dengan asumsi sekitar 65 ribu para pecandu narkoba dari total 5,3 juta penduduk Provinsi Kalbar.(*)

 

 


 


 

loading...

#

Sebelumnya

Kilang minyak Balikpapan kembali beroperasi

Selanjutnya

Ledakan kapal tewaskan satu orang

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34359x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22830x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18916x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe