Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Maluku
  3. Siasat Bumdes atasi ulah tengkulak
  • Selasa, 18 April 2017 — 17:01
  • 2435x views

Siasat Bumdes atasi ulah tengkulak

Para tengkulak juga sering membujuk petani meminjam uang, dimana pengembaliannya setelah panen, tetapi harganya diputuskan oleh tengkulak.
Ilustrasi (Jubi/Kabartani.com)
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 

Ternate, Jubi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut) akan memanfaatkan keberadan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengatasi ulah para tengkulak yang selama ini selalu memainkan harga komoditas para petani.

"Harga komoditas para petani di Halmahera Selatan, seperti cengkih, pala, kopra dan kakao selama ini selalu murah karena yang mengendalikan harganya para tengkulak, terutama saat musim panen raya," kata Kepala Badan Perencanaan Pembanguan dan Penelitian Daerah (BPPPD) Halmahera Selatan Daud Djubaedi di Ternate, Selasa ( 18/4).

Para tengkulak juga sering membujuk petani meminjam uang, dimana pengembaliannya setelah panen, tetapi harganya diputuskan oleh tengkulak. Untuk cengkih misalnya hanya sekitar Rp60.000-an per kg, padahal harga di pasaran saat panen itu mencapai Rp90.000-an per kg.

Menurutnya, setiap desa akan dibentuk BUMDes yang nantinya akan berperan membeli komoditas petani di desa setempat dengan memanfaatkan dana desa atau sumber dana lainnya dengan harga diatas harga pembelian tengkulak.

Untuk komoditas cengkih misalnya, jika tengkulak membeli dengan harga Rp60.000 per kg maka BUMDes membeli dengan harga Rp70.000 per kg dan jika tengkulak ikut membeli Rp70.000 per kg maka BUMDes membeli dengan harga Rp80.000 per kg, begitu seterusnya sampai pada batas harga pasaran.

Jika sebelum panen petani membutuhkan dana, misalnya untuk biaya pendidikan anak-anaknya atau keperluan penting lainnya, para petani juga akan diarahkan untuk memanfaatkan dana simpan pinjam di BUMDes, yang bunganya tidak akan memberatkan petani.

Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, juga telah mengeluarkan peraturan bupati mengenai pembentukan BUMDes di 249 desa di kabupaten itu. (*)

 

loading...

#

Sebelumnya

Kejari minta bantuan tangkap mantan kepala Bappeda

Selanjutnya

Warga Patani latihan "Indonesia Raya" sambut Jokowi

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34502x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23247x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19051x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15606x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe