Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. UP2KP siap terjunkan tim ke Korowai
  • Kamis, 20 April 2017 — 17:39
  • 1007x views

UP2KP siap terjunkan tim ke Korowai

“Dalam waktu dekat kami akan turun ke Korowai, timnya sudah dibentuk, hanya saja kami masih melakukan koordinasi dengan Direktur Eksekutif UP2KP terlebih dulu,” katanya kepada Jubi di Jayapura, Rabu (19/4/2017).
Tim Peduli Korowai saat memberikan bantuan pakaian layak pakai kepada warga Korowai – Jubi/ Ist.
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Direktur Unit Percepatan Pembangunan dan Kesehatan Papua (UP2KP) Agustinus Raprap mengatakan, UP2KP siap menerjunkan timnya ke wilayah Korowai dalam waktu dekat.

Tim dikirimkan terkait laporan dari beberapa pihak, salah satunya Komunitas Peduli kemanusiaan Daerah Terpencil (Kopkedat) tentang pelayanan kesehatan di wilayah tersebut tidak disentuh sama sekali oleh pemerintah.

“Dalam waktu dekat kami akan turun ke Korowai, timnya sudah dibentuk, hanya saja kami masih melakukan koordinasi dengan Direktur Eksekutif UP2KP terlebih dulu,” katanya kepada Jubi di Jayapura, Rabu (19/4/2017).

Dikatakan, Aloysius Giyai yang merupakan Direktur Eksekutif UP2KP baru tiba di Jayapura. Untuk itu pihaknya berencana melakukan pertemuan guna menentukan kapan tim akan turun lansung ke wilayah Korowai.

“Memang tim bentukan Dinkes Papua juga ada, namun kami di UP2KP juga tetap membentuk tim untuk turun di wilayah tersebut, kami turun bukan memberikan pelayanan kesehatan, namun lebih pada pengawasan dana Otsus 10 persen untuk bidang kesehatan, sudah sejauh mana realisasi dana kesehatan tersebut di wilayah itu,” ujarnya.

Raprap menambahkan, jika tidak ada pengawasan terhadap dana tersebut sama saja tidak akan menyelesaikan masalah.

“Kita akan melihat juga wilayah Korowai ini masuk di kabupaten mana, karena wilayah Korowai sendiri masih berbatasan dengan empat kabupaten,” katanya.

Terpisah, Sekertaris Tim Peduli Kesehatan dan Pendidikan (TPKP) Rimba Papua Soleman Itlay mengatakan, untuk menyelamatkan masyarakat Korowai dari darurat kesehatan harus dipikirkan jangka panjangnya.

“Kalau pemerintah hanya berpikir jangka pendek dengan menurunkan tim ke Korowai lalu pergi, itu sama saja dengan tidak memutus mata rantai kematian di wilayah tersebut, yang harus dipikirkan itu adalah jangka panjangnya, bagaimana memanusiakan manusia di wilayah tersebut, jadi penanganannya harus strategis, sistematis, dan berkelanjutan,” katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

Miliki lab komputer, SMP Muhammadiyah Jayapura siap gelar USBN

Selanjutnya

Papua butuh 48 ribu tenaga kesehatan

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23598x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19241x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15688x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12760x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe