Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pasar Lama dan Pharaa harus bangun terminal
  • Kamis, 20 April 2017 — 17:55
  • 1335x views

Pasar Lama dan Pharaa harus bangun terminal

“Kadang kita juga ribut-ribut dengan para pedagang dan tukang ojek. Sementara di Pasar Pharaa, karena kondisi pasarnya sedang dibangun, membuat terminal yang saat ini jarang digunakan untuk penumpang,” katanya.
Kondisi terminal Pasar Pharaa Sentani yang sepi – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi – Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) atau biasa disebut taksi di Sentani mengeluhkan tiadanya terminal di Pasar Lama dan Pasar Pharaa, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Maka dari itu, para sopir meminta agar di dua lokasi tersebut segera dibangun terminal. Selama ini mereka hanya memarkir kendarannya di pinggir jalan raya untuk menunggu penumpang, terutama di kawasan Sentani, Hawaii dan sekitar Bandara Sentani. Hal tersebut justru memicu kemacetan.

“Selama ini kami belum memiliki terminal yang baik untuk mencari penumpang. Penumpang hanya kami dapati di pinggir jalan saja,” kata Umar, salah satu sopir angkot saat ditemui Jubi di Sentani, Kamis (20/4/2017).

Ia menuturkan kondisi di dua pasar tersebut tak memungkin untuk menunggu penumpang bagi sopir. Kalaupun bisa dilakukan, sopir harus menunggu berjam-jam lamanya karena mobil tak bisa putar di areal pasar.

“Kadang kita juga ribut-ribut dengan para pedagang dan tukang ojek. Sementara di Pasar Pharaa, karena kondisi pasarnya sedang dibangun, membuat terminal yang saat ini jarang digunakan untuk penumpang,” katanya.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Jayapura, Agus Kaway ketika dikonfirmasi Jubi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Dinas Perhubungan Jayapura.

“Memang agak riskan persoalan yang dihadapi para sopir kita, khususnya mereka yang naik jalur kota. Belum ada tempat yang maksimal bagi mereka. Hal ini sudah kami laporkan kepada Pemerintah daerah,” katanya.

Pihaknya pun berharap agar ada solusi terbaik terhadap persoalan ini, sebab sopir juga melayani masyarakat umum. (*)

loading...

Sebelumnya

Pelaksanaan diklat di Jayapura tunggu jadwal Pemprov Papua

Selanjutnya

LPTQ gelar STQ tingkat Kabupaten Jayapura 

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33272x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16731x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16307x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe