Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Sabtu, Tim Dinkes turun ke Korowai
  • Jumat, 21 April 2017 — 08:11
  • 1450x views

Sabtu, Tim Dinkes turun ke Korowai

"Tim terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, bidan, dan perawat, tim turun melakukan survei untuk mendata penyakit yang diderita warga dan langsung melakukan penanganan," katanya.
Tim peduli Korowai memberikan bantuan pakaian layak pakai kepada anak Korowai – Jubi/ist.
Roy Ratumakin
Editor :
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Tim yang beranggotakan delapan petugas kesehatan bentukan Dinas Kesehatan Papua akan turun ke Wilayah Korowai untuk menangani masalah kesehatan yang berstatus darurat kesehatan, Sabtu (22/4/2017). Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Papua di Jayapura, Kamis (20/4/2017).
 
"Tim terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, bidan, dan perawat, tim turun melakukan survei untuk mendata penyakit yang diderita warga dan langsung melakukan penanganan," katanya.
 
Survei juga meliputi kasus awal penyakit, prefalensinya, dan endemiknya seperti apa.
 
"Kami juga mau melihat masyarakat Korowai ini masuk dalam Dinas Kesehatan mana, karena hingga kini kami masih bingung karena Korowai sendiri berbatasan langsung dengan Kabupaten Yahukimo, Mappi, Boven Digoel, dan Asmat, kalau seperti ini rakyat yang menjadi korban," ujarnya.
 
Dikatakan, saat ini mungkin masalah Korowai, tetapi tidak menutup kemungkinan besok ada daerah lain yang berteriak belum terjamah layanan kesehatan.
 
"Saya mau tegaskan pelayanan kesehatan di Papua hanya asapnya saja yang kelihatan, tetapi apinya ada di bawah, artinya persoalan sebenarnya adalah belum adanya perumahan sehat, air bersih, dan infrastruktur yang memadai, mengakibatkan masyarakat tersebut terisolasi sehingga pelayanan kesehatan tersendat," ujarnya.
 
Selain itu, promosi tentang pendidikan yang baik belum berjalan secara maksimal di wilayah tersebut. Namun Giyai yang juga sebagai pembina atau penanggung jawab bidang kesehatan siap bertanggung jawab atas kasus Korowai.
 
Sebelumnya, Unit Percepatan Pembangunan dan Kesehatan Papua (UP2KP) juga telah menyiapkan timnya turun ke wilayah Korowai. Direktur UP2KP Agustinus Raprap masih melakukan koordinasi dengan Direktur Eksekutif UP2KP yang juga Kepala Dinas Kesehatan Papua drg. Aloysius Giyai.
 
“Dalam waktu dekat kami akan turun ke Korowai, timnya sudah dibentuk,” kata Raprap. (*)

loading...

Sebelumnya

Ikatan Cendekiawan Katolik Papua gelar rapat kerja

Selanjutnya

Setelah didemo mahasiswa, akhirnya Dinkes Papua turunkan tim ke Koroway

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23603x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19243x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15688x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12761x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe