Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Sembilan korban meninggal dimakamkan di depan gereja
  • Sabtu, 06 Mei 2017 — 13:14
  • 1942x views

Sembilan korban meninggal dimakamkan di depan gereja

Philemon Keiya dari Dogiyai melaporkan bahwa misa pemakaman dipimpin langsung Pater Dekenat Kamuu-Mapia, Pr. Agustinus Yerwuan, OFM. Dihadapan umat, Pater Agus mengatakan semua harus menerima musibah yang menimpa mereka.
Sembilan anak yang meninggal itu dimakamkan bersama-sama di depan Gereja Katolitk Egebutu. – Jubi/ Philemon Keiya
Yuliana Lantipo
Editor : Admin Jubi
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Dogiyai, Jubi – Sembilan anak korban meninggal dari tragedi kecelakaan tunggal truk di tanjakan baru Tetoode Butu, Moanemani, Selasa (2/5/2017) lalu, dimakamkan secara bersama-sama di depan gereja Katolitk Egebutu, Rabu (3/5/2017).
 
Philemon Keiya dari Dogiyai melaporkan bahwa misa pemakaman dipimpin langsung Pater Dekenat Kamuu-Mapia, Pr. Agustinus Yerwuan, OFM. Dihadapan umat, Pater Agus mengatakan semua harus menerima musibah yang menimpa mereka.
 
Ketua Dewan Pos Egebutu, Karel Auwe mengatakan, semua umat telah menerima musibah yang terjadi ditengah-tengah umat Egebutu. “Memang sebagai manusia kami kehilangan satu generasi. Itu satu kerugian besar bagi kami. Tapi, kami semua terima musibah ini,” katanya, Kamis (4/5/2017) siang di Moanemani, Dogiyai.
 
Karel Auwe yang juga ayah kandung dari korban meninggal, Rita Auwe ini menambahkan, semua korban meninggal karena kegiatan gereja, semua umat sepakat untuk makamkan secara bersama.
 
“Kami sudah makamkan bersama tepat di depan gereja,” tambahnya.
 
Ketika ditanya, apakah akan ada tindakan selanjutnya dari keluarga korban, ia mengatakan, ini terjadi karena sedang kerja untuk gereja, umat sudah menyepakati untuk tidak ada proses selanjutnya.
 
Katanya lagi, dua orang yang duduk depan bersama sopir, Martinus Pekei dan Mikael Goo, saat ini sedang sakit berat. (*)

loading...

Sebelumnya

Uskup Agung Jakarta kunjungi Paroki MMKG Bomomani, ini agenda kunjungannya

Selanjutnya

2017, dandes Paniai mencapai Rp1 miliar per kampung

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34002x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18424x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17462x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe