Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Papua Nugini waspadai impor daging unggas dari Asia Tenggara
  • Jumat, 12 Mei 2017 — 11:48
  • 1644x views

Papua Nugini waspadai impor daging unggas dari Asia Tenggara

Pemerintah Papua Nugini mengumumkan peringatan waspada atas impor daging unggas beku dari Asia Tenggara.
Ilustrasi. Daging unggas beku. /postcourier.com.pg
Post Courier
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Pemerintah Papua Nugini mengumumkan peringatan waspada atas impor daging unggas beku dari Asia Tenggara. Asosiasi Industri Daging Unggas Beku Papua Nugini mengatakan bahwa mereka baru saja menerima laporan adanya penyelundupan daging unggas beku dari Asia ke Papua Nugini.

Mereka menyebut daging unggas beku itu dapat membahayakan petani lokal dan kehidupan alam liar. Asosiasi itu tidak membeberkan secara spesifik terkait laporan tersebut namun mereka memperingatkan masyarakat agar lebih waspada dan dianggap sebagai ancaman bagi kelangsungan industri bernilai 900 juta Kina per tahun itu.

Juru bicara Asosiasi, Dr. Keith Galgal dalam sebuah pernyataan kemarin mengatakan bahwa hal ini berbahaya karena daging unggas beku tersebut berpotensi membawa virus H5N1 atau flu burung. Galgal menambahkan, hal ini menjadi perhatian utama bagi para keluarga di Papua Nugini dan teguran bagi protokol keamanan pangan impor.

“Jika Anda melihat produk-produk ini, mohon laporkan mereka segera ke otoritas berwenang. Kami butuh bantuan Anda semua untuk membantu agar Papua Nugini bebas dari penyakit-penyakit dari Asia Tenggara,” ujarnya.

Standar impor pangan yang berlaku di Papua Nugini sesuai dengan standar biosekuriti di Selandia Baru. Salah satu standar yang ditetapkan yaitu bahwa seluruh produk daging unggas beku itu harus dimasak terlebih dahulu. “Impor seluruh produk daging unggas beku dari Asia Tenggara ini ilegal. Seluruh produknya yang masuk ke Papua Nugini harus dimusnahkan segera demi melindungi para petani dan konsumen kita,” tuturnya.

Industri daging unggas berkontribusi 900 juta Kina terhadap ekonomi Papua Nugini setiap tahunnya. Industri ini tergolong salah satu yang paling besar berkontribusi dalam pembangunan skala kecil dan menengah. Diperkirakan sekitar 14 juta unggas diternak oleh para petani berskala kecil dan menengah. **

loading...

Sebelumnya

PBB susun metode pelaporan situasi HAM untuk Pasifik

Selanjutnya

Harapan masyarakat Desa Hula terhadap pemilu

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23433x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19139x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15640x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12680x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe