Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Komunitas Kristiani imbau hentikan tambang migas
  • Selasa, 04 Oktober 2016 — 15:30
  • 392x views

Komunitas Kristiani imbau hentikan tambang migas

Beberapa komunitas Kristiani dari Australia dan Papua Nugini meminta agar investor penambangan minyak bumi dan gas bumi di Papua Nugini segera tarik diri. Mereka berpijak pada sebuah laporan yang baru dirilis tentang kerusakan lingkungan akibat tambang migas.
Tambang minyak dan gas bumi. --tempo.co
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Moresby, Jubi – Beberapa komunitas Kristiani dari Australia dan Papua Nugini meminta agar investor penambangan minyak bumi dan gas bumi di Papua Nugini segera tarik diri. Mereka berpijak pada sebuah laporan yang baru dirilis tentang kerusakan lingkungan akibat tambang migas.

Mereka mengimbau agar seluruh praktik penambangan minyak dan gas bumi harus dihentikan tak hanya di Papua Nugini, melainkan juga di muka bumi. Lebih lanjut laporan tersebut menjelaskan bahwa emisi karbon dari penambangan minyak, gas, dan batubara saat ini berpotensi menambah temperatur bumi lebih dari 2 derajat celcius di akhir abad ini.

Dalam sebuah pernyataan, organisasi yang menolak praktik penambangan migas berasal dari kelompok Ortodoks, Katolik, Protestan, dan Anglikan. Mereka telah bersama-sama sejak 1 September untuk menyelenggarakan kegiatan “Season of Creation” yang mengimbau 2,2 miliar umat Kristiani di dunia untuk berdoa dan mengambil langkah demi melestarikan bumi.

Mereka juga mengatakan, hingga kini hampir 600 institusi bernilai lebih dari 3,4 triliun dolar AS secara global telah mengumumkan komitmennya mendivestasi di bidang ekstraksi migas.

Kenyataan itu cukup kontroversial mengingat Papua Nugini sangat bergantung pada usaha pertambangan minyak dan gas bumi, sementara Australia adalah pengekspor batubara terbesar di dunia. (*)

 

 

 

loading...

Sebelumnya

Vanuatu hukum pelaku kekerasan terhadap perempuan

Selanjutnya

Prancis akui senjata nuklirnya rugikan warga Tahiti

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23359x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19090x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15619x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12620x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe