Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Pembangunan rumah di daerah resapan air dipertanyakan
  • Kamis, 25 Mei 2017 — 17:36
  • 1940x views

Pembangunan rumah di daerah resapan air dipertanyakan

Daerah resapan air yang dipatok tanda larangan membangun oleh Wali Kota Benhur Tomi Mano (BTM) kini dijadikan perumahan penduduk.
Seorang bocah ketika bermain di lokasi yang diratakan untuk membangun rumah di daerah resapan air sekitar Hotel Musi, Entrop – Jubi/Sindung
Sindung Sukoco
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Warga Kelurahan Netrop, sekitar SMAN 4 Jayapura, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura mempertanyakan izin pembangunan rumah di daerah resapan air di kawasan tersebut.

Daerah resapan air yang dipatok tanda larangan membangun oleh Wali Kota Benhur Tomi Mano (BTM) kini dijadikan perumahan penduduk.

“Dulu tempat itu kan dipatok oleh Pemerintah Kota Jayapura untuk tidak ada bangunan. Jika ini diteruskan tentunya kita was-was dengan keadaan banjir yang sering melanda di daerah SMAN 4 Entrop Jayapura tidak bisa dihindarkan karena tertutup dengan bangunan,” kata seorang warga, Mukhtar ketika ditemui Jubi di Entrop, Kamis (25/5/2017).

Ia pun berharap agar ditemukan solusi terbaik untuk mencegah banjir di kawasan itu.
“Kita bersuara ini agar kita juga didengar dan adanya solusi yang terbaik yang akan diambil wali kota Jayapura terpilih, BTM - Harus,” katanya.

Warga lainnya, Amran mengatakan, Pemerintah kota telah meloloskan izin pendirian bangunan di lokasi resapan tersebut. Namun lokasi ini memerlukan rekayasa bangunan untuk mencegah luapan air.

“Kita minta Pemerintah mau mendengarkan,” katanya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu, Johanis Wemben mengakui masih memroses perizinan di kawasan itu. “Kami sudah dapat rekomendasi dan itu saat ini masih berproses,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengadilan Agama tangani 186 kasus perceraian

Selanjutnya

Hari pertama jabat walikota, BTM sidak di sejumlah instansi

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33893x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17898x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17106x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe