Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Australia kirim pengungsi ke Kamboja
  • Minggu, 28 Mei 2017 — 14:05
  • 1236x views

Australia kirim pengungsi ke Kamboja

Menyusul rencana penutupan kamp pengungsi dan pencari suaka politik milik Australia di Pulau Nauru, pemerintah Australia mulai perlahan-lahan memindahkan para pengungsi ke Kamboja.
Lahan 25 kilometer persegi di Nauru yang gersang bekas tambang fosfat. Dulu, tambang ini pernah membuat warga Nauru berpendapatan perkapita tertinggi di dunia. /RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Phnom Penh, Jubi – Menyusul rencana penutupan kamp pengungsi dan pencari suaka politik milik Australia di Pulau Nauru, pemerintah Australia mulai perlahan-lahan memindahkan para pengungsi ke Kamboja.

Berdasarkan laporan yang dirilis The Phnom Penh Post, Kamboja baru saja menerima seorang pengungsi asal Suriah yang didatangkan dari kamp milik Australia. Pria tersebut dulu melarikan diri dari perang di Suriah untuk mencari suaka politik ke Australia. Namun, setelah tiga tahun berada dalam kamp penampungan pengungsi di Nauru, pemerintah Australia menolak permohonannya dan malah mengirimkan dia ke Kamboja.

Pria tersebut adalah satu dari tujuh orang pengungsi yang dikirim Australia ke Kamboja. Dari ketujuh orang tersebut, empat di antaranya memilih kembali ke negara asalnya. Keempat orang tersebut terdiri dari satu orang asal Myanmar dan tiga orang lainnya dari Irak.

Dengan demikian, hanya tiga orang yang memilih bertahan di Kamboja. Untuk memenuhi kebutuhannya di Kamboja, ketiga orang tersebut menggantungkan nasibnya pada International Organization for Migration (IOM).

Juru bicara IOM menyatakan bahwa pihaknya masih mencari donatur untuk pembiayaan kebutuhan para pengungsi. Hal itu tetap dilakukan meski pemerintah Australia pernah menjanjikan sejumlah uang, akomodasi, pelatihan dan pinjaman modal untuk memulai bisnis bagi para pengungsi yang bersedia pindah ke Kamboja. **

 

loading...

Sebelumnya

Dua anggota militer dipecat karena siksa juniornya

Selanjutnya

Repatriasi gigi paus ke Fiji

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23431x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19138x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15638x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12678x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe