Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Jalan trans Papua harus dengan konstruksi beton
  • Selasa, 30 Mei 2017 — 09:41
  • 1731x views

Jalan trans Papua harus dengan konstruksi beton

Sebagai solusinya, perlu dibangun jalan berkonstruksi beton. Sehingga dapat bertahan lama, meskipun anggaran yang dikeluarkan, nilainya sangat besar. Tetapi itu solusi paling tepat.
Kondisi jalan trans Papua dari Merauke-Boven Digoel yang berlumpur dan berlubang-lubang – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambanop mengatakan, sudah puluhan tahun, jalan trans Papua antara Merauke sampai Boven Digoel, terus mengalami kerusakan. Meskipun telah dilakukan pengaspalan, namun beberapa tahun kemudian, akan tetap rusak.

Sebagai solusinya, perlu dibangun jalan berkonstruksi beton. Sehingga dapat bertahan lama, meskipun anggaran yang dikeluarkan, nilainya sangat besar. Tetapi itu solusi paling tepat.

Hal itu disampaikan Bupati Tambanop kepada Jubi Senin (29/5/2017). “Sejak  masih di bangku SMP hingga menjadi bupati sekarang, kondisi ruas jalan dari Merauke-Asiki dan Tanah Merah seperti begini terus. Becek dan lubang dimana-mana, ketika datang musim hujan,” ujarnya.

Bupati Tambanop  menegaskan bahwa seharusnya instansi terkait yakni Balai Jalan Provinsi Papua sangat paham dengan struktur tanah trans Papua antara Merauke-Boven Digoel.

“Kan di balai jalan ada tenaga ahlinya. Masa tidak bisa melakukan penelitian sekaligus memikirkan membangun jalan berkonstruksi beton. Lebih baik satu kali dikerjakan dengan anggaran besar, sehingga dapat bertahan lama. Dari pada setiap tahun hanya ‘ditambal sulam’ saja,” tegasnya.

Ditambahkan, solusi lainnya adalah dengan membangun jalur kereta api dari Merauke-Boven Digoel.

“Kita punya daerah juga bukan gunung. Jadi, tepat  kalau jalur kereta api dibangun. Itu akan lebih baik lagi. Karena memberikan dampak positif kepada masyarakat luas. Selain harganya murah, juga arus lalulintas barang berjalan normal serta jauh lebih murah,” ungkapnya.

Staf Khusus Presiden RI, Lenis Kogoya mengatakan, pihaknya akan memanggil Bupati Merauke, Frederikus Gebze dan Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop untuk membicarakan kembali kondisi ruas jalan trans Papua di istana dalam waktu dekat.

“Tahun depan, jalur jalan itu harus mulai dikerjakan,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Puluhan orang ikut pelatihan pembuatan pupuk organik cair

Selanjutnya

Masyarakat kecewa dengan masuknya perusahaan sawit di Muting

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34257x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22196x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18561x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe