Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pengungsi Manus tolak pindah ke Lorengau
  • Selasa, 30 Mei 2017 — 13:00
  • 1303x views

Pengungsi Manus tolak pindah ke Lorengau

Para pengungsi dan pencari suaka politik yang ditahan Australia di kamp Pulau Manus Papua Nugini menolak untuk dipindahkan ke fasilitas terbuka dekat kota Lorengau.
Pencari suaka asal India sedang berada di Blok N kamp pulau Manus. /RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Manus, Jubi – Para pengungsi dan pencari suaka politik yang ditahan Australia di kamp Pulau Manus Papua Nugini menolak untuk dipindahkan ke fasilitas terbuka dekat kota Lorengau. Pemindahan mereka dilakukan setelah Australia memutuskan untuk menutup kamp pengungsi di pulau tersebut.

Penutupan secara bertahap kamp tersebut telah dimulai dari pengungsi yang menghuni blok N di kompleks Foxtrot. Aliran listrik ke Blok N sudah mulai dimatikan kendati organisasi pembela pengungsi (Refugee Action Coalition) mengatakan bahwa masih ada lima orang pencari suaka politik yang tinggal di dalam blok tersebut.

Pencari suaka politik yang tidak diberikan status sebagai pengungsi tidak diperbolehkan meninggalkan pusat penampungan. Koalisi mengatakan bahwa pencari suaka politik di Blok N telah dipindahkan ke kompleks yang lain.

Jurnalis asal Kurdi yang juga ditahan di dalam kamp, Behrouz Boochani melaporkan bahwa ada sekitar 20 orang pengungsi yang menggelar tenda di luar Blok N karena mereka menolak dipindahkan ke Lorengau.

Menurut dia, penutupan kamp ini adalah salah satu taktik agar perlahan-lahan pengungsi dan pencari suaka politik mau menetap di Lorengau, Papua Nugini.

Sementara, Australia akan tetap menutup kompleks Foxtrot secara keseluruhan pada akhir Juni ini. Sebanyak 250 pencari suaka politik telah dipindahkan ke kompleks lain. **

 

 

loading...

Sebelumnya

MSG dan Persemakmuran akan awasi pemilu PNG

Selanjutnya

Taiwan tak mau kehilangan Pasifik

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34411x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22984x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18970x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe