Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Guru TK mengajar anak dengan fasilitas minim
  • Sabtu, 10 Juni 2017 — 07:47
  • 1971x views

Guru TK mengajar anak dengan fasilitas minim

“Kami memang ada dapat bantuan dari pemerintah dan dapat dana bantuan BOP cuma kami bagi lagi, lima sekolah itu di Doyo Baru, Kwadewar, Toware, Lere, dan Putali, sehinga tidak banyak bisa dilakukan,” katanya.
Beberapa murid TK Haleluya Taruna sedang bermain di halaman – Jubi/ Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Sentani, Jubi – Peningkatan proses belajar-mengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) sanngat diperlukan untuk meningkatkan daya ingat anak. Namun guru-guru di TK Haleluya Taruna mengalami kendala melakukan itu karena fasilitas bermain dan peralatan penunjang lainnya terbatas.

“Sekolah kami memang mengalami kendala, seperti alat mainan anak-anak, buku-buku, itu kurang sekali, untuk permainan anak masih ada pengadaan 2013 namun di sekolah cabang itu tidak ada sama sekali,” kata Katerina Kallem, kepala TK Haleluya Taruna kepada Jubi, Jumat (9/6/2017).

Katerina mengatakan, TK Haleluya tidak hanya satu, namun memiliki beberapa anak cabang yang ada di Kabupaten Jayapura, sehinga dana yang didapatkan harus dibagi dengan lima sekolah.

“Kami memang ada dapat bantuan dari pemerintah dan dapat dana bantuan BOP cuma kami bagi lagi, lima sekolah itu di Doyo Baru, Kwadewar, Toware, Lere, dan Putali, sehinga tidak banyak bisa dilakukan,” katanya.

Ia mengatakan, murid TK Haleluya induk sendiri ada 40 orang.Mereka anak-anak Papua yang orang tuanya kurang mampu. Karena itu sekolah tidak terlalu menuntut uang lainnya selain uang sekolah kepada orang tua murid.

“Kalau uang foto kopi dan segalanya itu dari uang saku guru sendiri, tujuan kami melayani dan anak-anak ini untuk generasi penerus Papua 20 tahun mendatang,” ucap Kallem.

Kepala TK Haleluya Doyo Baru Marice Pulanda mengatakan, memang harus ada perhatian serius untuk peningkatan TK tersebut.

“Hanya permainan anak yang memang agak kurang, pejabat pemerintah daerah juga pernah katakan ke kita untuk perbaiki ulang lagi karena tidak sesuai bentuk tempatnya,” jelasnya.(*)

loading...

Sebelumnya

Alumni Uncen minta penerimaan jalur lokal prioritaskan OAP

Selanjutnya

Lebih 200 pelajar dan mahasiswa Tanah Merah ikuti Mubes

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33865x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17827x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17068x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe