Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Jumlah Penduduk Nabire dikurangi 42.000 oleh Kemendagri
  • Rabu, 14 Juni 2017 — 19:08
  • 2935x views

Jumlah Penduduk Nabire dikurangi 42.000 oleh Kemendagri

Padahal pada Desember 2013, data penduduk Nabire yang diakui sebanyak 194.117 jiwa. Sedangkan pada Desember 2016 Kemendagri menetapkan 165.965 jiwa. “Ini berarti selama tiga tahun terakhir jumlah penduduk Nabire bukannya bertambah, tetapi berkurang,” katanya kepada wartawan Rabu (14/6/2017).
Ilustrasi - cara.aimyaya.com
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Nabire, Jubi - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nabire, Yunus Rumere mengatakan Kemendagri yang menetapkan penduduk Nabire hanya 165.965 jiwa dari jumlah seharusnya 207.965 jiwa. Itu berarti terjadi pengurangan sebesar 42.000 jiwa.

Padahal pada Desember 2013, data penduduk Nabire yang diakui sebanyak 194.117 jiwa. Sedangkan pada Desember 2016 Kemendagri menetapkan 165.965 jiwa. “Ini berarti selama tiga tahun terakhir jumlah penduduk Nabire bukannya bertambah, tetapi berkurang,” katanya kepada wartawan Rabu (14/6/2017).

Menurutnya. mereka ini terdaftar sebagai penduduk Nabire, tetapi biodata yang tidak lengkap. “Tetapi saya yakin jumlah penduduk Nabire lebih dari 207.965 jiwa. Karena masih ada 12.035 jiwa penduduk ganda yang masih bisa diverifikasi dan penduduk dari tempat-tempat terjauh dan terpencil yang belum terdaftar,” katanya.

Yunus Rumere menjelaskan 12.035 penduduk ganda tersebut merupakan warga dari luar Nabire mengurus e-KTP di Nabire tanpa mengurus surat pindah dari daerah asal.

“Akibatnya terdapat NIK ganda. Itu sebabnya ketika pindah warga harus lapor dan urus pindah dari daerah asal dan data di tempat asal dihapus,” jelasnya.

Meski optimis jumlah penduduk Nabire sebenarnya di atas angka 200 ribu jiwa, Yunus Rumere mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan verifikasi data tersebut karena terkendala dana.

Terpisah, Ketua KPU Nabire, Nelius Agapa mengaku beberapa waktu lalu meminta data pemekaran kampung terbaru pada Dukcapil Kabupaten Nabire. Pembagian kampung akan menjadi acuan di dalam pembagian pemilih di setiap PPS dan TPS.

“Kami memperbarui data pemilih pada Pilkada lalu. Terutama data mereka yang sudah pindah domisili atau meninggal dunia,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati Nabire buka pelaksanaan asesmen psikologi JPTP

Selanjutnya

Pemkab apresiasi gerakan stabilisasi harga pangan oleh Bulog Nabire

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33890x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17890x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17101x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe