Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. GKI di Tanah Papua tolak Radikalisme
  • Selasa, 20 Juni 2017 — 19:23
  • 2534x views

GKI di Tanah Papua tolak Radikalisme

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Hiskia Rollo, pekan lalu di Nabire. Menurutnya radikalisme tidak mempunyai tempat di tanah Papua. “Wilayah yang telah dipatok oleh Tuhan Allah untuk menjadi wilayah pelayanan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua,”ujarnya.
Wakil Ketua Sinode GKI Tanah Papua, Pdt. Hiskia Rollo saat menyematkan tanda peserta Sidang GKI Klasis Paniai pekan lalu di Nabire – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Nabire, - Jubi – Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua menolak paham radikalisme dalam bentuk apa pun dan dengan cara apa pun di Tanah Papua.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Hiskia Rollo, pekan lalu di Nabire. Menurutnya radikalisme tidak mempunyai tempat di tanah Papua. “Wilayah yang telah dipatok oleh Tuhan Allah untuk menjadi wilayah pelayanan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua,” ujarnya.

Menurut Hizkia, GKI di Tanah Papua sangat menolak radikalisme dan berbagai macam bentuk ajaran dan perilakunya.

“Sebab itu kami akan membangun kebersamaan dengan semua pihak baik TNI, Polri,” katanya.

Menurutnya berbagai denominasi Gereja juga seluruh umat beragama di Tanah Papua tidak menghendaki radikalisme. “Kita satukan hati dengan menyatakan perang terhadap radikalisme itu pernyataan sikap GKI di Tanah Papua,” tuturnya

Sementara itu,, Pdt. Kartini Waibusi Sitinjak menambahkan seharusnya pemerintah mengajak semua, para tokoh gereja dan pemimpin agama lainnya sebagai mitra yang terus menerus diajak berdialog.

“Bukan hanya pada saat ada masalah, tetapi seharusnya secara terus menerus dilakukan pendekatan dan kerja sama dan harus melibatkan semua elemen,” katanya.

Ia mengusulkan dibentuknya semacam jaringan kerja dengan melibatkan para tokoh agama sehingga para pemimpin agama dapat dengan cepat untuk mengatasi jika muncul paham radikalisme. (*)

loading...

Sebelumnya

Lima hari sekolah, guru harus bisa tertib

Selanjutnya

Lulusan SPPDP harus tingkatkan pelayanan 

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33973x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18266x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17345x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe