Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Disdukcapil Paniai kehabisan blangko Kartu Keluarga
  • Kamis, 22 Juni 2017 — 20:48
  • 2215x views

Disdukcapil Paniai kehabisan blangko Kartu Keluarga

Menurut AK Degei, staf bagian pendaftaran kependudukan, belum tersedianya anggaran membuat pihaknya belum bisa memesan atau mengadakan formulir KK yang baru.
Warga sesaat mengambil blangko KK di Disdukcapil Paniai, Madi. Namun, blangkonya telah habis, Senin, (19/6/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Paniai, Jubi - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Paniai, Papua, kehabisan blangko (formulir) Kartu Keluarga (KK) berwarna putih sejak awal Juni 2016.

Kondisi ini menimbulkan kecemasan bagi masyarakat yang hendak mengurus dokumen pribadinya tersebut sebagai prasyarat dalam pembuatan surat-surat lainnya. Salah satunya kepesertaan BPJS Kesehatan.

 

"Sudah dari awal bulan Juni memang habis. Kami sudah tidak layani. Habisnya blangko ini karena tidak ada anggaran di dinas ini, terutama bidang pendataan kependudukan ini,” kata AK Degei kepada Jubi di sela-sela melayani warga yang hendak mengurus KK di kantor Disdukcapil Paniai di Madi, Senin, (19/6/2017).

Hal lain juga, kata Degei, turut disebabkan luasnya wilayah yang harus dilayani, yaitu masyarakat dari tiga kabupaten: Dogiyai, Deiyai dan Paniai.

“Kami layani tiga Kabupaten di Meepago ini karean deiyai dan Dogiyai tidak bisa layani karena belum ada alat,” jelasnya.

“Hampir tiap hari puluhan masyarakat datang untuk urus KK, tapi apa boleh buat. Memang kondisi daerah seperti begini. Kami juga kerja tapi percuma saja datang ke kantor, tidak buat apa-apa. Masyarakat pikir kita ini ‘makan’ uang, padahal kita juga punya hati (niat) untuk layani sesama kita,” ucapnya.

Sementara itu, Peniel (29), warga Keniyapa, distrik Yatamo yang dijumpai di Disdukcapil Paniai berharap pemerintah daerah dan aparat yang terlibat dapat memecahkan masalah tersebut. Ia pun mengaku cemas karena niatnya untuk mengurus kartu KK hari itu tidak terpenuhi.

“Saya mau urus KK, tapi blangko habis. Ini kami sangat cemas, padahal di kantor seperti ini harus selalu tersedia barang-barang seperti ini,” ucapnya kecewa. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Deiyai apresiasi kinerja Kadistrik Tigi Barat

Selanjutnya

Penggunaan dandes harus diketahui masyarakat Paniai

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23295x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19070x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15611x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12604x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe