Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. BUMN jangan tarik ulur pembangunan pasar dan terminal Pharaa
  • Minggu, 02 Juli 2017 — 18:19
  • 1451x views

BUMN jangan tarik ulur pembangunan pasar dan terminal Pharaa

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengaku dirinya telah menemui dan  berkomunikasi dengan Dirjen Perimbangan Keuangan RI dan Kementerian BUMN. Proses pekerjaannya harus segera dilaksanakan dan diselesaikan tahun ini juga, karena sudah menjadi komitmen pemkab bersama Presiden Jokowi. 
Kondisi pasar dan terminal Pharaa Sentani, Jayapura – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura mempertanyakan kejelasan pembangunan sisa tiga bangunan besar pasar dan terminal Pharaa Sentani yang direncanakan dibangun pihak Telkom sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengaku dirinya telah menemui dan  berkomunikasi dengan Dirjen Perimbangan Keuangan RI dan Kementerian BUMN. Proses pekerjaannya harus segera dilaksanakan dan diselesaikan tahun ini juga, karena sudah menjadi komitmen pemkab bersama Presiden Jokowi. 

“Kalau BUMN tidak mau melaksanakan pekerjaannya, maka segera berkomunikasi dengan kami Pemerintah Daerah. Jangan ditarik ulur prosesnya sehingga kami juga akan siap menganggarkan dana pembangunan pasar ini,” katanya di Sentani, Sabtu (1/7/2017).

Asisten Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Denis Simbar mengatakan, pembangunan sisa bangunan pasar Pharaa Sentani tidak seperti lima bangunan lainnya. Lima bangun ini tidak bisa menampung banyak pedagang.

“Tiga bangunan ini hanya satu lantai saja dan terbuka, tidak seperti lima bangunan dua lantai, tetapi daya tampungnya tidak terlalu banyak. Sementara terminal yang akan dibangun di areal pasar ini posisinya melingkar. Jadi ada jalan masuk ke areal terminal sebagai tempat bongkar muat barang dan penumpang lalu ada tempat antrean sesuai jalur trayek dan jalan keluar melewati bagian belakang posisi pasar Pharaa,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Jayapura tanya kejelasan pelaksanaan PSU

Selanjutnya

Mathius Awoitauw: Porter bandara harus diperhatikan 

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23432x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19138x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15639x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12679x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe