Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pemkab Jayapura diminta buat perda sampah
  • Senin, 03 Juli 2017 — 18:42
  • 2020x views

Pemkab Jayapura diminta buat perda sampah

Ketua Forum Kota (Forkot) Sentani, Deniks Felle mengatakan, sampah di daerah ini harus diatur tegas dengan aturan yang mengikat. “Dengan demikian masyarakat terproteksi dengan aturan ketika melakukan hal yang sudah dilarang atau diatur melalui perda tersebut,” katanya kepada Jubi di Sentani, Senin (3/7/2017).
Sampah di dermaga Yahim, Kelurahan Dobonsolo yang sedang dibersihkan masyarakat setempat – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura diminta segera mengeluarkan peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang sampah.

Pasalnya kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempat yang disediakan masih sangat minim. Akibatnya ketika hujan sampah-sampah bertumpukan.

Ketua Forum Kota (Forkot) Sentani, Deniks Felle mengatakan, sampah di daerah ini harus diatur tegas dengan aturan yang mengikat. “Dengan demikian masyarakat terproteksi dengan aturan ketika melakukan hal yang sudah dilarang atau diatur melalui perda tersebut,” katanya kepada Jubi di Sentani, Senin (3/7/2017).

Menurutnya, warga bakal terbiasa membuang sampah pada tempatnya jika perdanya terus disosialisasi. Selama ini juga warga seenaknya membuang sampah di sembarang tempat.

Ia mengatakan, 344 ton sampah di dermaga Yahim, Kelurahan Dobonsolo merupakan bukti tiadanya kesadaran warga dalam membuang dan mengelola sampah. Mereka bahkan membuangnya di sungai hingga terbawa banjir ke danau Sentani.

“Sudah jelas danau akan terkontaminasi dan tercemar dengan sampah yang dibuang melalui sungai. Lalu bagaimana dengan kehidupan masyarakat yang ada di posisi danau Sentani,” katanya. 

Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, Abraham Demonggreng juga berpendapat, membuang sampah harus lahir dari kesadaran diri tiap orang.

“Semua tahu soal sampah. Di mana dan kapan harus dibuang dan dikelola? Hal ini ditunjang dengan kesadaran dan perilaku hidup sehat yang harus rutin dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Sampah sudah menjadi trend pembahasan semua orang, tetap saja menjadi persoalan bersama,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pekerja lokal harus diprioritaskan di Bandara Sentani

Selanjutnya

Kakanwil Kemenkumham Papua sidak di sejumlah tempat

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23421x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19124x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15630x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12662x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe