Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Seni & Budaya
  3. Melihat Papua dalam ‘hitam-putih’
  • Jumat, 07 Oktober 2016 — 18:46
  • 1839x views

Melihat Papua dalam ‘hitam-putih’

“Dua jenis foto ini dibakukan dalam foto hitam putih yang diberi bingkai lalu dipamerkan di halaman Dewan Kesenian Tanah Papua Kota Jayapura selama tiga hari,” katanya.
Para pengunjung melihat karya-karya komunitas fotografi saat pameran di Dewan Kesenian Tanah Papua, 28 September – 1 Oktober 2016 – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi – Sejumlah komunitas fotografi di tanah Papua memamerkan karya kreatifnya sebanyak 75 foto hitam putih.

Pameran dengan tajuk ‘Papua dalam Hitam Putih’ yang digelar di Dewan Kesenian Tanah Papua, 28 September-1 Oktober 2016 ini menampilkan dua jenis aliran fotografi, yaitu potret dan human interest (HI).

Koordinator Bidang Hubungan Masyarakat Balobe Photography Papua, Dave Lewerissa kepada Jubi di Sentani, Kamis (6/10/2016) mengatakan kegiatan ini merupakan hasil dari kegiatan sebelumnya berupa street hunting di pasar ikan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

“Konsep foto yang dipamerkan menampilkan foto hitam putih dari setiap aktivitas kehidupan manusia,” katanya.

Ia mengatakan model foto potret yang dipamerkan ini berupa gambar wajah manusia yang secara tidak sadar dibakukan dalam foto, baik pedagang sayur, penjual ikan maupun seniman. Sedangkan human interest adalah aktivitas sekelompok orang atau individu yang mempunyai rasa kemanusiaan.

“Dua jenis foto ini dibakukan dalam foto hitam putih yang diberi bingkai lalu dipamerkan di halaman Dewan Kesenian Tanah Papua Kota Jayapura selama tiga hari,” katanya.

Koordinator tim kerja kegiatan ini, Yosin Kogoya mengatakan pameran ini digelar atas dukungan dan sumbangan dana swadaya komunitas-komunitas fotografi seperti Isege Photography di Wamena, Jayawijaya, Mawampi di Serui, Kandara di Merauke, Fenyo di Sarmi dan Mufo di Manokwari, Papua Barat. Selain itu juga berkat dukungan Dewan Kesenian Tanah Papua.

“Puncak acara dimeriahkan salah artis Kota Jayapura Dave Solution, Komunitas Reptil Papua, Sekolah Menulis Papua (SMP) dan Sanggar Seni SMKN 2 Jayapura,” kata Yosin.

Ketua Balobe Photography Papua Edwin Yepese mengatakan pameran ini digelar untuk mempromosikan Papua dan Papua Barat kepada dunia luar.

Ia mencontohkan keindahan Papua sebagaimana lirik lagu karya Frangky Sahilatua dan dipopulerkan Edo Kondologit, Papua ibarat ‘Surga kecil yang jatuh ke bumi’. Alamnya sangat indah, manusianya pun unik dengan beragam suku.

“Masih banyak orang di luar sana yang belum mengetahui dengan jelas Papua ini seperti apa. Oleh sebab itu, tujuan kami mengangkat Papua ke permukaan supaya semua orang dapat mengetahuinya,” kata Edwin.

Pihaknya pun mengharapkan agar masyarakat Papua senantiasa menjaga lingkungan dan kekayaan alamnya dengan baik. (*)

loading...

Sebelumnya

Polri selidiki penyebab para anggotanya bunuh diri

Selanjutnya

Penjual ikan asar bersaing menjaga kepercayaan konsumen

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34411x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22986x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18971x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe