Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Komunitas Muslim Hawaii kecewa larangan perjalanan Trump
  • Kamis, 06 Juli 2017 — 23:07
  • 1427x views

Komunitas Muslim Hawaii kecewa larangan perjalanan Trump

Komunitas Muslim Hawaii menyebut langkah-langkah larangan bepergian yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump sebagai tindakan diskriminatif dan pelanggaran hak konstitusional.
Presiden AS Donald Trump - Jubi/IST
Roy Ratumakin
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Komunitas Muslim Hawaii menyebut langkah-langkah larangan bepergian yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump sebagai tindakan diskriminatif dan pelanggaran hak konstitusional.

Perintah tersebut, yang mulai berlaku minggu lalu, melarang perjalanan ke AS untuk warga negara dari enam negara mayoritas muslim selama 90 hari dan menunda program pemindahan pengungsi selama 120 hari dilakukan untuk kepentingan keamanan nasional.

Mahkamah Agung AS telah memutuskan bahwa para wisatawan dapat dilarang memasuki negara tersebut, kecuali jika mereka memiliki "hubungan yang jelas dan kuat" dengan seseorang atau entitas di AS namun tidak menyertakan anggota keluarga seperti kakek dan nenek.

Negara bagian Hawaii mengajukan gugatan ke pengadilan federal karena pelaksanaan putusan Mahkamah Agung tersebut.

Ketua dewan Asosiasi Muslim Hawaii, Hakim Ouansafi mengatakan alasan mengecualikan keluarga seperti kakek-nenek tidak dapat diterima.

"Masalah yang kita hadapi dengan ini dan alasan mengapa kita menantangnya, adalah bahwa hal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan klaim yang dibuat oleh pemerintah. Tidak terbayangkan bahwa misalnya jika anda menikah, kakek nenek tidak diundang karena mereka tidak dianggap keluarga dekat. "

Hakim Pengadilan Distrik Hawaii Derrick Watson sekarang ditugaskan untuk memutuskan apa yang dimaksud dengan "yang jelas dan kuat". (*)
 

loading...

Sebelumnya

Perhitungan suara berlangsung di Hela meski kerusuhan terjadi

Selanjutnya

Pemantau Pemilu PNG rekomendasikan peninjauan ulang daftar pemilih

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23433x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19139x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15640x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12680x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe