Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Pengadaan air bersih di Wapoga, dua saksi diperiksa
  • Jumat, 07 Juli 2017 — 12:07
  • 974x views

Pengadaan air bersih di Wapoga, dua saksi diperiksa

Proyek pengadaan pembangunan air bersih di Kampung Wapoga berjalan tahun 2015 dengan anggaran 690 juta. Dalam kontraknya tertulis anggaran sebesar Rp736 juta, yang merupakan nilai keseluruhan proyek tersebut.
Proses persidangan kasus proyek pengadaan air bersih di Kampung Wapoga, Waropen – Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Kasus korupsi proyek pengadaan air bersih di Kampung Wapoga, Kabupaten Yapen-Waropen digelar perkara dengan sidang pemeriksaan dua saksi di Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura, Kamis siang, 6 Juli 2017.

Proyek pengadaan pembangunan air bersih di Kampung Wapoga berjalan tahun 2015 dengan anggaran 690 juta. Dalam kontraknya tertulis anggaran sebesar Rp736 juta, yang merupakan nilai keseluruhan proyek tersebut.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yoshua Wanma, usai proses persidangan mengatakan, tiga orang ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus ini, yaitu, Yason Sasarari (Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Yapen-Waropen) selaku pengguna anggaran, Ameks Sindewi Bunai selaku ketua panitia pengadaan barang dan jasa, dan Yakobus Mateburi selaku BPTK.

“Untuk pemeriksaannya, hari ini dua saksi yang kami periksa yaitu bendahara atas nama Sukomin Megawati dan BPK atas nama Jhon Fritz Tuar. Dari 3 nama ini masih terdakwa kasus korupsi,” kata Yoshua, Kamis.

Lanjutnya, Rabu pekan depan JPU memangil dan menghadirkan kepala bidang karena menyangkut pencairan dana dan kontraktor pelaksana CV. Taburai sebagai saksi Hen Ayomi.

Sementara itu Bernard Akasian, hakim anggota menutup sidang untuk dilanjutkan pada sidang selanjutnya pekan depan dengan menghadirkan dua saksi lagi. (*)

loading...

Sebelumnya

Jasa Raharja komunikasi dengan keluarga korban AMA  

Selanjutnya

Sampah menumpuk di Kali Acai, ini kata Rustam Saru

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23583x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19236x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15685x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12755x views
Domberai |— Senin, 10 Desember 2018 WP | 10867x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe