Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. DPRD minta jangan ada pungli di Pasar Pharaa
  • Senin, 17 Juli 2017 — 00:29
  • 1570x views

DPRD minta jangan ada pungli di Pasar Pharaa

“Ada juga laporan para pedagang bahwa masih ada oknum-oknum masyarakat yang memanfaatkan bangunan baru ini untuk melakukan praktik-praktik pungutan liar,” kata Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw kepada Jubi di Sentani, Sabtu (15/7/2017). 
 Suasana transaksi jual beli di Pasar Pharaa Sentani  - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani, Jubi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jayapura melakukan kunjungan ke Pasar Pharaa Sentani, Jumat (14/7/2017) untuk mendengarkan aspirasi para pedagang.

Dalam kunjungan tersebut legislator menemukan banyak persoalan. Los pasar tidak ditata baik. Pedagang juga melaporkan ada oknum-oknum tertentu yang melakukan pungutan liar (pungli).

“Ada juga laporan para pedagang bahwa masih ada oknum-oknum masyarakat yang memanfaatkan bangunan baru ini untuk melakukan praktik-praktik pungutan liar,” kata Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw kepada Jubi di Sentani, Sabtu (15/7/2017). 

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura agar segera menata los-los pasar dan menertibkan praktik pungli. 

“Kalau bisa pasarnya ditata dengan baik, sesuai dengan jenis barang yang didagangkan. Penandaan harus dimulai saat ini, tidak bisa menunggu sampai semua bangunan selesai. Dengan demikian masyarakat akan terbiasa dan mengikuti aturan yang diberlakukan, kalau tunggu lagi, maka akan tambah kacau dari sisi penataan pasar dan tempat jenis barang dagangan,” katanya.

Salah seorang penjual sayur, Sophia mengaku bingung dengan tempat-tempat jualan yang disediakan petugas pasar. Nomor tempat jual sayur-mayur sesuai nomor lotere ada di gedung C dan sudah ditempati. 

“Tetapi besok kami datang lagi sudah ada pedagang lain yang bukan penjual sayur-mayur menempati tempat tersebut. Terpaksa kami pindah lagi mencari tempat yang kosong. Hal ini sudah sering terjadi di pasar ini sehingga kami juga minta agar ada ketegasan tempat jual bagi kami,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tak ada petugas di UPTD, nelayan mengeluh 

Selanjutnya

Kadistrik Depapre harapkan FBTTM digelar di Amay

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23525x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19203x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15654x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12726x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe