Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. BPS gelar pelatihan sakernas 2017
  • Selasa, 18 Juli 2017 — 18:50
  • 2106x views

BPS gelar pelatihan sakernas 2017

Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Jeffry de Fretes mengatakan, survei angkatan kerja nasional (sakernas) biasanya dilakukan dua kali setahun, yaitu Februari dan Agustus.
Kepala BPS (tengah/depan), pemateri dan peserta pelatihan ketika foto bersama – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani, Jubi – Untuk mendapatkan data dan jumlah tenaga kerja, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura menggelar pelatihan bagi 16 tenaga survei yang akan menyurvei dan mendata jumlah angkatan kerja di daerah ini.

Kegiatan selama dua hari (18-19 Juli 2017) di Sentani ini menghadirkan pemateri dari kantor BPS Kabupaten Jayapura.

Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Jeffry de Fretes mengatakan, survei angkatan kerja nasional (sakernas) biasanya dilakukan dua kali setahun, yaitu Februari dan Agustus.

Menurutnya pada Februari, sebagai awal tahun, tiap tenaga kerja baru selesai memutuskan hubungan kerja dengan pihak perusahaan maupun yang baru mencari pekerjaan.

“Data yang akan di-input dalam rentang bulan berjalan adalah jumlah angkatan kerjanya. Demikian pula dengan Agustus, karena pada bulan ini biasanya lulusan SMA mau melanjutkan kuliah atau kerja. Survei ini akan berlaku di semua tempat di daerah ini,” katanya kepada Jubi di Sentani, Selasa (18/7/2017).

Sakernas tidak hanya berlaku bagi orang-orang normal, tetapi juga penyandang disabilitas, sebab ada juga penyandang cacat yang bekerja.

“Oleh sebab itu, survei ini sangat penting bagi sebuah data autentik untuk melaksanakan program pembangunan di daerah ini. Karena pembangunan yang dilakukan tentu saja memanfaatkan mereka yang disebut sebagai tenaga kerja,” ujarnya.

Salah satu pemateri, Raaisa Hutajulu mengatakan, pemateri berpedoman pada tata cara dan kerja survei yang dilakukan petugas yang direkrut.

“Ketika mereka turun lapangan ada sejumlah hal yang penting untuk diperhatikan, agar survei yang dilakukan benar-benar tepat sasaran, dan data yang dibawa pulang juga benar-benar akurat,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dinas PTPH berikan mesin pengolah lahan ke petani

Selanjutnya

Agustus, Pemuda Waibhu siap gelar mubes

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23585x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19236x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15687x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12758x views
Domberai |— Senin, 10 Desember 2018 WP | 10869x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe