Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. SMAN 1 Kaimana akan terapkan FDS 1,5 bulan
  • Rabu, 19 Juli 2017 — 13:29
  • 1542x views

SMAN 1 Kaimana akan terapkan FDS 1,5 bulan

Kepala Sekolah SMAN 1 Kaimana, Yosafat Lamawuran, dalam pertemuan dengan orangtua murid siswa tahun ajaran 2017/2018,  Senin (17/7/2017) menyebutkan, sekolah ini merupakan satu dari dua SMA di Papua Barat dengan akreditasi A dan menjadi rujukan. Satu sekolah rujukan lainnya adalah SMAN 1 Manokwari dengan nilai 90.
Pertemuan dan sosialisasi lima hari sekolah di SMAN 1 Kaimana, Senin (17/7/2017) – Jubi/Jacob Owen
Admin Jubi
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Kaimana, Jubi – Lima hari kegiatan belajar-mengajar (KBM), Senin hingga Sabtu, pukul 7.30 – 16.00 WIT, dalam program Full Day School (FDS) bakal diterapkan dalam waktu dekat di SMAN 1 Kaimana selama sebulan lebih atau 1,5 bulan.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kaimana, Yosafat Lamawuran, dalam pertemuan dengan orangtua murid siswa tahun ajaran 2017/2018,  Senin (17/7/2017) menyebutkan, sekolah ini merupakan satu dari dua SMA di Papua Barat dengan akreditasi A dan menjadi rujukan. Satu sekolah rujukan lainnya adalah SMAN 1 Manokwari dengan nilai 90.

“Sebagai sekolah rujukan sesuai petunjuk Kemendiknas harus bisa menjalankan lima hari KBM, sehingga hal ini perlu kami sampaikan kepada orangtua murid agar diketahui,” katanya.

Meski Permendikbud nomor 23 tahun 2017 tentang lima hari sekolah bagi semua lembaga pendidikan di Indonesia, sekolah yang dipimpin Yosafat akan memberlakukannya selama 1,5 bulan. Setelah itu akan dievaluasi lagi pelaksanannya.

“Memang setelah kami diarahkan sebagaimana sekolah rujukan, kami berpikir bahwa anak-anak kita ada yang tinggal di Kampung Coa, kalau pulang pukul 16.00 WIT (jam 4 sore), nanti mereka sampai di rumah jam 5 sore,” katanya.

Ia berpendapat, penerapan lima hari sekolah dapat membangun karakter anak, tidak hanya lewat sekolah. Orangtua juga punya lebih banyak waktu (Sabtu dan Minggu) dengan anak-anaknya.

“Kami juga sudah rapatkan dengan dewan guru bahwa kita akan berjalan 1,5 bulan, kalau ada peningkatan kita tetap jalan, tetapi kalau itu mundur berarti kita tetap jalankan 5 hari sekolah tambah 1 hari ekstrakurikuler 6 hari,” katanya.

Sekolah tersebut juga mulai menerapkan Kurikulum 2013. Oleh karena itu, dirinya berharap agar orangtua murid dapat mendukung program ini.

Dalam pertemuan itu, beberapa orangtua dalam sesi tanya jawab lebih menyoroti tentang makan-minum anak-anaknya. Maka dari itu, pemerintah setempat diminta mendukung program tersebut dengan mengganggarkan dana otonomi khusus kepada pihak sekolah.

“Artinya memang SMA ini sudah menjadi tanggung jawab provinsi, tetapi kan yang diajar ini anak-anak Kaimana. Jadi, Dinas Pendidikan jangan tutup mata,” Rossa, salah satu orangtua siswa. (*)

loading...

Sebelumnya

Kaimana kirim empat ton ikan sebulan

Selanjutnya

Stok daya listrik Kaimana 1 Megawatt

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33850x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17812x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17052x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe