Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. 4 orang korban penembakan polisi di Deiyai, Papua dirujuk ke RSUD Nabire
  • Rabu, 02 Agustus 2017 — 14:43
  • 1870x views

4 orang korban penembakan polisi di Deiyai, Papua dirujuk ke RSUD Nabire

“Jumlah pasien yang masuk di sini ada delapan orang. Satu orang yaitu Yulianus Pigai (sebelumnya disenutkan Marius Pigai) sudah meninggal setelah tiba di RSUD 10 menit," ujar dokter Selvius Ukago kepada Jubi di RSUD Deiyai, Rabu. (2/8/2017)
Korban Delianus Pekei (30) ketika dimasukan ke dalam pesawat untuk diterbangkan ke Nabire, Rabu, (2/8/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Deiyai, Jubi – Empat orang yang kritis akibat kena tembakan timah panas oleh polisi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Tigi, Deiyai, Papua dan Brimob setempat dirujuk ke RSUD Nabire.

Demikian dikatakan dokter Selvius Ukago, kepala UGD RSUD Deiyai. Keempatnya dirujuk ke Nabire karena pihak RSUD Deiyai kekurangan alat dan tenaga dokter yang menangani.

“Jumlah pasien yang masuk di sini ada delapan orang. Satu orang yaitu Yulianus Pigai (sebelumnya disenutkan Marius Pigai) sudah meninggal setelah tiba di RSUD 10 menit. Tiga lagi kritis jadi kita rujuk ke RSUD Nabire. Delianus Pekei (30), Yohanes Pekei (35) dan Yunior Pakage (27) serta Melianus Dogopia (30) yang dilarikan ke RSUD Paniai juga turut dirujuk,” ujar dokter Selvius Ukago kepada Jubi di RSUD Deiyai, Rabu. (2/8/2017).

Sedangkan lainnya, kata dia, hanya kena serpihan sehingga disebut luka ringan, maka pihaknya melakukan pengobatan (rawat) kepada mereka.

 “Lalu kami sudah pulangkan ke rumah masing-masing,” ucapnya.

Lanjutnya, keemptanya dirujuk ke Nabire karena kena tambakan luka serius (berat). Delianus Pekei kena di pipi kiri, lengan kiri atas, punggung, ada sekitar lima luka di tubuhnya.  Yohanes Pekei kena di lutut kiri tembus dari luar ke dalam dan beberapa tempat di bagian kaki serta pinggang. Yunior Pakage kena peluru di kaki kiri tembus dari luar ke dalam.

“Perlu ada operasi, pasti serpihan akan dikeluarkan,” jelasnya.

Baca Aparat gabungan diduga tembak 17 OAP, satu dikabarkan tewas

Selama perawatan setelah penembakan, pihaknya melakukan infus, membersihkan luka dan menghentikan pendarahan.

 “Harus operasi di rumah sakit besar, di sini rumah sakit baru jadi memang kami kekurangan alat dan tenaga,” ungkapnya.

Korban ini dibawa ke Nabire menggunakan pesawat carteran yang dibiayai pemerintah Daerah Deiyai. Sekda Deiyai, Marten Ukago yang ada di RSUD Deiyai mengatakan, pihaknya mencarter pesawat untuk mengangkut keempat korban tersebut agar dirawat di Nabire.

“Yang lain-lain sabar dulu. Hari ini kami fokus urus empat korban kritis yang masih bernyawa ini untuk di bawa ke Nabire. Dan pesawat kami (Pemerintah) sudah tanggung (carter),” jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

KPK dinilai perlu menelusuri aliran dana APBD Mimika

Selanjutnya

Terbukti peluru tajam yang ditembakkan, Kabid Humas Polda Papua diminta tidak asal bicara

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34439x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23083x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18993x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe