Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Maluku
  3. “Ale Rasa Beta Rasa” pukau Ambon
  • Selasa, 15 Agustus 2017 — 17:42
  • 2276x views

“Ale Rasa Beta Rasa” pukau Ambon

Sedikitnya ada 18 reportoar dimainkan dalam duet mereka, tidak hanya Indonesia dan Jerman yang merupakan negara asal Ary Sutedja maupun Iskandar Widjaja, tapi juga dari Belgia, Austria, Tiongkok, Rusia dan lainnya.
Iskandar Widjaja. Jubi/www.iskandarwidjaja.com
Syam Terrajana
Editor : ANTARA
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Ambon, Jubi - Duet pemusik yaitu pianis Ary Sutedja dan pemain biola Iskandar Widjaja tampil dalam pertunjukan musik "Ale Rasa Beta Rasa" di Ambon, Senin malam, menyuguhkan belasan "reportoar" klasik karya komponis dari berbagai negara.

Sedikitnya ada 18 reportoar dimainkan dalam duet mereka, tidak hanya Indonesia dan Jerman yang merupakan negara asal Ary Sutedja maupun Iskandar Widjaja, tapi juga dari Belgia, Austria, Tiongkok, Rusia dan lainnya.

Reportoar merupakan daftar permainan sandiwara, opera, balet, komposisi musik, lagu, atau peran yang telah dipersiapkan dan dipelajari oleh artis, grup musik, orkestra, atau kelompok sandiwara sebelum mengadakan pertunjukan di depan penonton.

Selain itu, komposisi yang ditampilkan pun milik komponis berbeda era, sebut saja Johann Sebastian Bach, Fritz Kreisler, Pyotr Ilyich Tchaikovsky, Joseph-Hector Fiocco, Fritz Kreisler, Robert Schumann, Csar Cui, Eugne Ysae, Li Zili, Camille Saint-Sans, Max Richter, dan Astor Piazzolla.

Sedangkan dari Indonesia, mereka menghadirkan komposisi dari Jaya Suprana, Ismail Marzuki dan Saridjah Niung atau lebih dikenal dengan Ibu Soed.

Iskandar Widjaja tampil mengawali konser duetnya bersama Ary Sutedja, dengan memainkan secara solo komposisi "Partita E Dur" karya Johann Sebastian Bach.

Para penonton seolah terhipnotis dengan penampilannya dan mulai bertepuk tangan di tengah-tengah mengalunnya lagu.

Musisi Jerman berdarah Arab, Ternate, Medan dan Tiongkok tersebut tetap fokus memainkan dawai-dawai biolanya.

"Ale Rasa Beta Rasa" merupakan bagian dari rangkaian tur konser Iskandar Widjaja di beberapa kota di Indonesia, dan disponsori oleh JakArt Fondation milik Ary Sutedja.

Selanjutnya Iskandar dan Ary dijadwalkan akan tampil di Ternate, Maluku Utara. Pertunjukan tersebut juga menjadi pengalaman pertama bagi Iskandar menginjakkan kaki di tanah kelahiran ayahnya, almarhum Ivan Hadar.(*)


 

 

loading...

#

Sebelumnya

Warga hibahkan lahan untuk pembangunan rumah nelayan

Selanjutnya

Ada air mata di drama kolosal Martha Christina Tiahahu

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33272x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16731x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16307x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe