Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Masyarakat diharap lestarikan Hipere di Jayawijaya
  • Kamis, 13 Oktober 2016 — 14:26
  • 583x views

Masyarakat diharap lestarikan Hipere di Jayawijaya

Dirinya berharap, setiap kelompok tani dan masyarakat serta Yayasan Teratai Hati Papua yang ada di Jayawijaya, terutama mereka yang peduli akan jenis Hepere asli, kiranya dapat bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk mengembangkannya.
Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya saat memberikan bantuan dana pembinaan kepada salah satu kelompok di Kampung Wara Distrik Pisugi - Jubi/Islami Adisubrata
Islami Adisubrata
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengajak seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan berbagai jenis tanaman Hipere di Jayawijaya.

“Kita lakukan panen Hipere tapi bukan soal ukurannya, hipere yang akan dipanen ini hanya contoh untuk menjaga kelestarian jenis Hipere asli di Jayawijaya yang begitu banyak, hipere asli yang sekarang ini hampir punah,” ungkap Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon Ricard Banua, Rabu (12/10/2016) ketika menghadiri panen hipere masyarakat Kampung Wara, Distrik Pisugi.

Dirinya berharap, setiap kelompok tani dan masyarakat serta Yayasan Teratai Hati Papua yang ada di Jayawijaya, terutama mereka yang peduli akan jenis Hepere asli, kiranya dapat bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk mengembangkannya.

Selain itu juga, Wabup mengajak masyarakat kelompok tani untuk tetap menaman Hipere serta tanaman padi, sehingga keduanya dapat membantu perekonomian masyarakat.

“Mari kita sama-sama jalankan program dari pusat dengan tanam padi dan program pemerintah daerah juga kita laksankan dengan tanam Hepere,” ajak Wabup Jayawijaya.

Lebih jauh dia katakan selain menanam hipere pemerintah Jayawijaya juga mengajak masyarakat tetap memelihara ternak babi. Karena hasil kebun, jika ada yang rusak dan tidak layak dikonsumsi manusia, dapat diberikan kepada ternak.

Sementara tenaga ahli dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Risfaheri, M.Si mengakui kemandirian masyarakat di Kabupaten Jayawijaya dan daerah pegunungan tengah lainnya. Namun menurut dia masih diperlukan pembinaan dan pendampingan agar hasil bertambah baik.

Dari informasi yang dia dengar dari Yayasan Teratai Hati Papua, terdapat 197 jenis tanaman Ubi Jalar (Hipere) di Jayawijaya ini. Dia berharap agar masyarakat dapat mempertahankan dan mengembangkan hipere tersebut dengan dukungan pemerintah setempat.(*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat pendukung DOB Kabupaten Bogoga gelar syukuran

Selanjutnya

FMJ-PTP prihatin fasilitas RSUD Wamena belum maksimal

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23517x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19199x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15654x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12725x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe