Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Papua Barat percepat penyelesaian batas wilayah
  • Jumat, 25 Agustus 2017 — 10:28
  • 3762x views

Papua Barat percepat penyelesaian batas wilayah

Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mempercepat penyelesaian masalah batas wilayah antarkabupaten/kota di daerah tersebut.
Pemerintah Provinsi Papua Barat sedang membahas batas wilayah antar kabupaten dan kota, juga batas wilayah dengan Provinsi Papua - IST
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Manokwari, Jubi/Antara - Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mempercepat penyelesaian masalah batas wilayah antarkabupaten/kota di daerah tersebut.

Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Papua Barat, Baisara Wael, saat dihubungi dari Manokwari, Kamis (24/8/2017), mengatakan saat ini bagian pemerintahan dari enam kabupaten di Papua Barat sedang menggelar pertemuan di Kantor Kementerian Dalam Negeri.

Enam daerah tersebut adalah Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Kaimana, Tambrauw, dan Maybrat.

"Beberapa waktu lalu bupati enam daerah ini sudah ada pertemuan temu yang difasilitasi Gubernur. Sekarang kembali bertemu di Kementerian dan sudah mengerucut lagi menuju rancangan peraturan menteri," kata Baisara.

Menurut dia, draf peraturan menteri sudah siap. Pertemuan yang difasilitasi langsung Menteri Dalam Negeri itu untuk memastikan kembali hasil pembahasan pada pertemuan di Manokwari.

Ia optimistis masalah tapal batas antara enam daerah ini tuntas pada2017 sehingga tahun depan penyelesaian difokuskan bagi daerah lain.

Baesara menyebutkan seluruh kabupaten kota di Papua Barat memiliki masalah batas wilayah antara daerah satu dengan yang lain. Kabupaten Teluk Bintuni merupakan daerah dengan segmen atau persinggungan paling banyak dibanding yang lain.

"Teluk Bintuni akan kita selesaikan pada tahap berikutnya, bersama Kabupaten Sorong Selatan dan beberapa daerah lain yang bersinggungan," katanya.

Dia menambahkan pertemuan di Jakarta berlangsung selama tiga hari yakni 24-26 Agustus 2017. Pada pertemuan ini Kemendagri mempertemukan pemerintah Kaimana, Papua Barat, dan Pemerintah Timika, Nabire, dan Dogiyai Provinsi Papua.

Pertemuan empat daerah ini, ujarnya menjelaskan, dilakukan sebagai bagian untuk membahas batas wilayah antara Provinsi Papua Barat dan Papua.

"Kaimana, Timika, Nabire, dan Dogiyai dibahas dalam pertemuan terpisah. Ini sebagai upaya untuk menyelesaikan batas kabupaten sekaligus provinsi," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pembangunan bandara Manokwari Selatan mulai tahun ini

Selanjutnya

Seleksi Komisioner Bawaslu Papua Barat masuki tahap akhir

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34477x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23196x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19034x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15595x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe