Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Pemkab Deiyai beri santunan 1,9 M bagi korban tragedi 1 Agustus
  • Minggu, 27 Agustus 2017 — 21:25
  • 2053x views

Pemkab Deiyai beri santunan 1,9 M bagi korban tragedi 1 Agustus

“Uang yang kami berikan ini untuk uang kedukaan dan berobat. Tidak lebih dari itu,” jelas bupati, Minggu (27/8/2017).
Kepala kampung Oneibo, Melianus Pakage saat menandatangani surat pernyataan sikap di hadapan Ketua dan anggota DPRD Deiyai pada aksi damai, Senin, (21/8/2017) lalu – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Deiyai, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai, Papua memberikan uang tunai sebesar Rp1,9 miliar, kepada keluarga korban tragedi Deiyai 1 Agustus 2017, bertempat di kediaman Bupati Deiyai, Dance Takimai, Sabtu, (25/8/2017) lalu.

Dana tersebut diserahkan langsung Bupati Deiyai, Dance Takimai, didampingi sejumlah DPRD setempat bersama Ketua Pansus Alfret Pakage. 

Menurut Bupati Dance, pihaknya sebagai pemerintah setempat bersimpati memberikan dana itu sebagai santunan kepada keluarga korban.

“Uang yang kami berikan ini untuk uang kedukaan dan berobat. Tidak lebih dari itu,” jelas bupati, Minggu (27/8/2017).

Uang tersebut, ditegaskan Takimai, bukan untuk membayar nyawa korban yang meninggal Yulianus Pigai, sebab dirinya berjanji agar pelaku penembakan diberikan hukuman berat sesuai perbuatannya. 

“Saya tegaskan bukan bayar nyawa. Proses hukum kepada pelaku tetap jalan. Itu nanti dilakukan oleh pihak berwajib. Soal perusahaan Dewa kami sudah cabut izin dan tidak lagi beroperasi di Deiyai,” katanya.

Terpisah, perwakilan keluarga korban, Octovianus Pekey menegaskan pihaknya tidak pernah meminta uang santunan. Dirinya juga memahami maksud pemerintah atas uang santunan tersebut.

“Untuk pembagian uang tersebut telah dilaksanakan dengan baik dan secara kekeluargaan di Kampung Oneibo, dan kami sepakat dengan pernyataan Bupati Deiyai dan DPRD setempat, bahwa dana itu bukan untuk membayar nyawa atau denda," katanya.

Ia menambahkan, santunan sebanyak Rp1,9 miliar tersebut, dibagi Rp1 miliar untuk keluarga korban Yulianus Pigai, sementara Rp900 juta dibagi dua lagi untuk korban yang sedang dirawat.

"500 juta untuk dua orang yang sedang diopname di RSUD Jayapura dan 400 juta untuk dua orang yang berobat di RSUD Nabire, serta untuk delapan lainnya yang kena serpihan dan berobat di RSUD Deiyai,” jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pejabat Pemprov ‘buka baju’ di halaman kantor DPR Deiyai

Selanjutnya

Batal distribusi beras, Kepala BPBD Paniai: Saya sudah mulai stress

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34478x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23197x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19035x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15595x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe