Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. ASN diingatkan tak asal gunakan pakaian dinas
  • Sabtu, 15 Oktober 2016 — 04:45
  • 921x views

ASN diingatkan tak asal gunakan pakaian dinas

"Jadi harus melihat kapan pakaian dinas itu akan dipakai dan kapan tidak dipakai," kata Staf Ahli Gubernur Papua Annie Rumbiak saat membuka sosialisasi Pakaian Dinas ASN, di lingkungan Pemerintah Provinsi, di Jayapura, Jumat (14/10/2016).
Aparatur Sipil Negara di lingkup pemerintahan provinsi Papua - Jubi/Dok
Alexander Loen
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua meminta aparaturnya untuk tidak asal asalan menggunakan pakaian dinas. Hal ini dikarenakan seragam dinas menunjukkan wibawa dan citra sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Jadi harus melihat kapan pakaian dinas itu akan dipakai dan kapan tidak dipakai," kata Staf Ahli Gubernur Papua Annie Rumbiak saat membuka sosialisasi Pakaian Dinas ASN, di lingkungan Pemerintah Provinsi, di Jayapura, Jumat (14/10/2016).

Ia menjelaskan, sesuai dengan Permendagri, untuk Pakaian Dinas di lingkungan Kementerian Dalam Negeri terdiri dari PDH warna khaki, PDH kemeja putih, celana/rok hitam atau gelap dan PDH batik.

Kedua pakaian dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi terdiri dari Pakaian Dinas Harian disingkat PDH yang terdiri dari PDH warna khaki, PDH kemeja putih, celana/rok hitam atau gelap dan PDH batik, Pakaian Sipil Harian disingkat PSH dan Pakaian Sipil Resmi yang disingkat PSR.

"Untuk itu, ASN Papua harus profesional menyikapi ini, sehingga tercipta aparatur yang handal dan bermoral sebagai pelayan masyarakat yang menerapkan prinsip prinsip pemerintah yang baik," ujarnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Sekda Papua, Elia Loupatty menginstruksikan ASN di lingkungannya untuk rajin masuk kantor. Pasalnya sejak awal tahun masih ada laporan ASN yang enggan masuk kantor, khusunya pada saat pelaksanaan apel.

"Saat ini masih ada laporan mengenai pegawai yang enggan masuk kantor, tapi meminta hak-hak yang sama dengan ASN yang rajin masuk kantor," kata Elia. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Gubernur anjurkan Pertamina gandeng keamanan

Selanjutnya

Dirjen Otda bahas beberapa isu strategis Papua

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23565x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19225x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15668x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12750x views
Domberai |— Senin, 10 Desember 2018 WP | 10854x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe