Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Daerah terpencil wilayah Sorong ini bakal terang
  • Minggu, 10 September 2017 — 13:13
  • 4970x views

Daerah terpencil wilayah Sorong ini bakal terang

Sejumlah kawasan terpencil yang masih gelap itu berada di kepulauan Doom dan Sop
Pulau Doom. Pemerintah Kota Sorong bakal menerangi pulau ini dengan program kabel bawah laut yang ditargetkan rampung akhir tahun 2017
Niko MB
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

SORONG,Jubi – Pemerintah Kota Sorong berencana membangun jaringan listrik dasar laut untuk menerangi sejumlah daerah terpencil. Sejumlah kawasan terpencil yang masih gelap itu berada di kepulauan Doom dan Sop.

“Jaringan lsitrik bawah laut ini untuk menciptakan kesejahteraan rakyat dengan dengan kelancaran penerangan listrik,” kata Sekertaris Bappeda Kota Sorong, Onesimus Assem, minggi 10/9/2017.

Kepastian penerangan kawasan itu berdasarkan hasil kajian dan tinjauan lokasi pendaratan (Landing Point)  dengan kedalaman mencapai 1.170 meter. Titik kedalaman itu rencannaya dibangun kabel listrik bawah laut sekitar 20 kilo volt ke Pulau Doom, Sop dan Ram. “Ditargetkan akhir 2017 pulau ini sudah dimasuki jaringan listrik,” kata  Onesimus Assem, menambahkan.

Kabel listrik bawah laut ini melintasi lintasan pelayaran pelabuhan Kota Sorong berada dalam wilayah kerja lingkungan kepentingan pelabuhan. Pembangunan kabel bawah laut wajib memenuhi ketentuan persyaratan administrasi dan teknis yang diatur dalam peraturan menteri 129 tahun 2016,  tentang alur pelayaran laut dan bangunan instalasi perairan.

Menurut Onesimus, pembangunan kabel bawah laut diawali dengan Technical Officer melibatkan Ditjen Hubla, Pusat Hidografi dan Osegrafi TNI AL, Security Officer (SO), Direktorat Wilayah Pertahanan Dirjen Strategi Kementerian Pertahanan dan petugas dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Sorong.

 “Sebelum melaksanakan proyek tersebut, Pihak PLN telah meninjau lokasi titik pendaratan (landing point) dan rapat koordinasi rencana pembangunan,” katanya.

Walikota Sorong, Labert Jitmau menyatakan pembangunan akses daya listrik itu sebagai dukungan kebijakan pemerintah pusat dengan program Indonesia terang 2017..

“Selama era kepemimpinan Jokowi dengan membangun komunikasi dengan semua pihak agar proyek ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

loading...

Sebelumnya

Pembenahan RSUD Yowari bertahap

Selanjutnya

Komisi IV DPRP ingatkan OPD soal perampungan program

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34456x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23140x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19013x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15585x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe