Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Cerita sukses pengadilan khusus narkoba di Mariana Utara
  • Rabu, 20 September 2017 — 16:11
  • 1715x views

Cerita sukses pengadilan khusus narkoba di Mariana Utara

Kepulauan Mariana Utara adalah salah satu dari 50 negara bagian perserikatan AS lainnya yang memiliki pengadilan narkoba, anggota lainnya adalah Guam.
Gedung Pengadilan Khusus Narkoba Kepulauan Mariana Utara – RNZI/Photo supplied
RNZI
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Saipan, Jubi – Pengadilan Khusus Narkoba di Kepulauan Mariana Utara yang telah mencapai kapasitas maksimumnya, menyoroti keberhasilan program tersebut.

Saat ini ada 24 peserta yang sedang mengikuti program layanan rehabilitasi dengan 12 peserta lagi dalam daftar tunggu.

Pengadilan khusus Narkoba ini didirikan untuk menghadapi ancaman obat-obatan terlarang methamphetamine (sabu-sabu) di negara tersebut.

Pengadilan ini menggabungkan pengobatan terhadap ketergantungan narkoba dibawah pengawasan intensif pengadilan, terutama kepada pada orang-orang yang memiliki riwayat penyalahgunaan obat terlarang dan pelaku kejahatan terkait narkoba.

Hakim Pengadilan Tinggi Teresa Kim-Tenorio yang bertanggung jawab atas pengadilan narkoba berkata bahwa orang-orang yang masuk dalam program tersebut mengambil bagian dalam kegiatan yang, langkah demi langkah, akan membawa mereka pada pemulihan jangka panjang dan memberi mereka kesempatan memulai hidup baru tanpa narkoba

Dia mengatakan, dibutuhkan sekitar AS$ 7.000 untuk pengobatan sepenuhnya setiap peserta.

Selain dana yang diberikan ke pengadilan obat-obatan oleh pemerintah, peserta program juga diharuskan membayar AS$ 540 setelah mereka dipekerjakan, program tersebut juga akan membantu mereka mencari pekerjaan.

Pada tahun 2015, Penjabat Gubernur Ralph Torres menandatangani undang-undang yang menetapkan pendirian pengadilan Narkoba di dalam lingkup Pengadilan Tinggi Commonwealth.

Kepulauan Mariana Utara adalah salah satu dari 50 negara bagian perserikatan AS lainnya yang memiliki pengadilan narkoba, anggota lainnya adalah Guam.(Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

PM Solomon meninggalkan PIF lebih awal

Selanjutnya

Kepulauan Marshall ragu tandatangani perjanjian larangan nuklir PBB

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34320x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22555x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18768x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe