HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bupati Yalimo himbau warganya siapkan kebun selama masa pembatasan sosial

Ilustrasi kebun – Dok. Jubi

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten Yahukimo setuju menyediakan dana 1 milyar untuk membangun tempat isolasi di RSUD bersama kepada Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah. Pemerintah Yalimo juga menyetujui hibah bagi tim relawan penanganan Covid-19 sebesar 500 juta. Tim relawan ini terdiri dari anak-anak muda yg bertugas membantu sosialisaaikan bahaya Covid-19 kepada masyarakat.

“Selain itu pemerintah juga menyetujui menyediakan bantuan beras sekitar 300 ton bagi ASN dan masyarakat Yalimo,” jelas Bupati Yalimo, Lakius Peyon kepada Jubi, Rabu (1/4/2020).

Selama masa penanganan Covid-19, pemerintah Yalimo lanjut bupati akan menambah uang makan bagi semua asrama dan kontrakan mahasiswa Yalimo seluruh indonesia. Selama ini pemerintah menanggung biaya makan bagi mahasiswa di semua asrama dan kontrakan. Tapi saat pandemi virus ini jumlahnya akan dinaikan 2 kali lipat dari biasanya.

Salah satu asrama mahasiswa Yalimo, yaitu Asrama Maniek di Kota Studi Jayapura sejauh ini menutup semua akses masuk untuk mencegah penyebaran Covid-19. Langkah ini juga dilakukan sebagai dukungan atas keputusan Pemerintah Provinsi Papua yang menerapkan karantina wilayah selama pandemi berlangsung.

“Kami juga minta penghuni asrama untuk diam di asrama selama 14 hari,” ujar Hilfan Yare, Ketua Asrama Maniek.

Selain asrama milik pemerintah, tahun ini pemerintah Yalimo juga menyetujui tiga asrama milik gereja GKI dan GJRP, masing-masing asrama GKI Liborang, asrama Elisa dan asrama Balim Yalimo.

Loading...
;

“Pengurus boleh ajukan rekening ke pemerintah melalui pengurus HMKY (Himpunan Mahsiswa  Yalimo),” kata Bupati.

Lebih jauh, Bupati Peyon memprediksi usai pandemi ini akan ada ancaman krisis atau resesi ekonomi. Karenanya pemerintah Yalimo juga menyetujui pemberian alat kerja berupa parang, sekop, linggis kepada warga. Ia berharap warga Yalimo karantina diri di kebun, di hutan-hutan sambil bikin kebun.

“Ini selain karantina juga mengantisipasi kelangkaan bahan makanan jika resesi ekonomi terjadi,” kata Bupati Peyon.

Pemerintah Yalimo  kata Bupati telah menginstruksikan kepala kampung agar dana desa tahun ini digunakan untuk merencanakan pembangunan swakelola pertanian. Baik tanam ubi, pisang, keladi, sayur maupun perkebunan jangka panjang seperti kopi dll. Tidak ada lagi perencanaan anggaran desa untuk pengadaan barang-barang dari toko kecuali alat kerja kebun. (*)

Editor : Victor Mambor

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Sorry. No data so far.

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)