Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Video
  3. Aksi Tutup Freeport, Sejumlah Aktivis GARDA-P Ditanggkap.
  • Selasa, 09 Oktober 2018 — 15:38
  • 2845x views

Aksi Tutup Freeport, Sejumlah Aktivis GARDA-P Ditanggkap.

Produksi : West Papua Updates
Uploader :
Editor :

Video Terkait

PR NEWS WIRE

Aksi damai Gerakan Rakyat Demokratik Papua (GARDA-P) di Kota Jayapura pada Senin, 03 September 2018 dibubarkan Aparat Kemanan. Menurut GARDA-P, Pihak keamanan dari Polresta jayapura sebelumnya melarang aksi ini.

Namun Aksi tetap digelar, dan akhirnya dibubarkan secara paksa oleh Aparat keamanan. Sebanyak 14 aktivis GARDA-P dan Mahasiswa ditangkap dan beberapa Perangkat aksi disita. Tiga Seruan GARDA-P:

1. Tutup Freeport

2. Bangun Pasar Pedagang Asli Papua di Seluruh Tanah Papua

3. Stop Militerisme di Tanah Papua

8 Point Pernyataan Sikap GARDA-P

1) Mendesak DPRP agar menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat, secara khusus kepada Presiden Republik Indonesia untuk segara menutup atau menghentikan aktivitas exploitasi-explorasi Freeport atas bahan tambang di seluruh tanah Papua, khususnya di Mimika.

2) Mendesak DPRP agar menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat, secara khusus kepada Presiden Republik Indonesia untuk segara menghentikan setiap aktivitas investasi ekstraktif dan perkebunan di tanah Papua yang jelas-jelas telah merugikan rakyat Papua, baik secara materil maupun non materil.

3) Mendesak DPRP agar menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Provinsi Papua Barat, dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh tanah Papua untuk segera memperhatikan dan memajukan petani rakyat asli Papua, nelayan rakyat asli Papua dan kaum peramu Papua. Serta melindungi mereka dari serangan kapitalisme bertema investasi yang semakin nyata dan terus menghimpit peri kehidupan mereka.

4) Mendesak DPRP menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada DPR RI, DPD RI, Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kapolri, dan secara khusus kepada Presiden Republik Indonesia untuk segera menghormati hak hidup manusia Papua, mengganti pendekatan atau kebijakan keamanan di tanah Papua yang pro-militerisme dengan pendekatan yang lebih menghormati supremasi sipil, nilai HAM dan demokrasi.

5) Mendesak DPRP menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada DPR RI, DPD RI, Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kapolri, dan secara khusus kepada Presiden Republik Indonesia untuk segera menghentikan dan mengurangi konsentrasi pasukan TNI-Polri di tanah Papua, menghentikan bisnis jasa keamanan, dan menghentikan program militerisasi sipil di tanah Papua.

6) Mendesak DPRP menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada DPR RI, DPD RI, Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kapolri, dan secara khusus kepada Presiden Republik Indonesia untuk segera mendukung upaya masyarakat sipil dan korban pelanggaran HAM dalam mendorong pengungkapan fakta dan pengadilan HAM terhadap setiap kasus kekerasan negara yang terjadi di seluruh tanah Papua.

7) Mendesak DPRP agar menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Provinsi Papua Barat, dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh tanah Papua untuk segera memajukan pedagang rakyat asli Papua di seluruh kabupaten/kota di tanah Papua. Dengan program yang harus segera dilakukan antara lain, membangun pasar khusus, memberikan modal, dan meningkatkan ketrampilan mereka.

8) Mendesak DPRP agar menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan rakyat Papua kepada Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Provinsi Papua Barat, dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh tanah Papua untuk segera melindungi pedagang rakyat asli Papua dari gurita kapitalisme-dagang yang makin merajalela di tanah Papua. Lindungi dari praktek lintah darat, dan hal-hal yang berefek pada tidak berkembangnya aktifitas pedagang rakyat asli Papua atau yang akhirnya memarginalkan mereka.

#PT. Freeport

#HAM

#Masyarakat Adat

#Sumber Daya Manusia

#Kota Jayapura

#TNI/Polri

#West Papua

#Referendum

#Universitas Cenderawasih

#Bencana alam

#Mama-mama Papua

#Lingkungan Hidup

#Sumber Daya Alam

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe